ERI NAZAR

 Eri Nazar, lahir di Nan Kodok, Payakumbuh, pada 15 Februari 1972, adalah sosok pengusaha inspiratif yang membuktikan bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja, tanpa memandang latar belakang pendidikan atau ekonomi. Dengan ketekunan, kerja keras, dan prinsip hidup yang kuat, ia berhasil mengubah nasibnya dari seorang sopir oplet menjadi pengusaha sukses di bidang peternakan ayam, perdagangan pakan ternak, dan peralatan peternakan dengan nama usaha Garuda PS yang memiliki 14 unit truk tronton.

Lahir dari keluarga miskin dengan pendidikan hanya sampai Sekolah Dasar, Eri Nazar tidak menyerah pada keadaan. Pada tahun 1987, ia merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai sopir oplet selama 10 tahun. Pengalaman ini memberinya pelajaran berharga tentang filosofi berusaha dari bosnya, Harianto, yang kini dikenal sebagai pemilik PO. Harianto. Meskipun hidupnya pas-pasan, Eri Nazar terus belajar dan mencari peluang untuk memperbaiki kehidupannya. Pada tahun 2004, Eri Nazar kembali ke kampung halamannya di Payakumbuh dan mulai merintis usaha dari nol. Ia mencoba berbagai peluang, mulai dari menjadi tukang hingga bekerja serabutan lainnya. Sebulan sebelum menikah dengan Refi Jamal (tanggal nikah 11 Februari 2005), Eri Nazar mencari tempat berjualan di Pasar Ibuah, di mana ia dikenal dengan nama Eri Sauak oleh teman-temannya sesama berjualan di Pasar Ibuah. Seminggu setelah menikah, istrinya ikut membantu Eri Nazar berjualan ayam di Pasar Ibuah.

Kesuksesan Eri Nazar tidak membuatnya lupa diri. Ia tetap rendah hati dan dermawan, serta selalu berusaha membantu orang-orang yang membutuhkan. Ia membangun Masjid Mubarok di Padang Baru Nagari Tiakar dengan dana lebih kurang 8 miliar rupiah sebagai bentuk syukur dan pengabdiannya kepada masyarakat. Setiap bulan puasa, ia membagikan berton-ton beras kepada kaum dhuafa dan mengundang anak-anak yatim untuk makan bersama. Kisah hidup Eri Nazar merupakan inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan prinsip hidup yang baik, siapa pun dapat meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi orang lain. Beliau menikah dengan Refi Jamal dan dikaruniai anak 3 orang di antaranya Fajry Akbar, Tabrani Pasya, Salsabilla Rahma. Eri Nazar anak bungsu dari 8 bersaudara dengan orang tua Ali Nazar (ayah) dan Nurlaili (ibu). Dengan prinsip hidup "jangan meremehkan seseorang" dan "santunilah orang yang tidak mampu," ia membangun jaringan dan kepercayaan dengan orang-orang di sekitarnya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url