H. Ferizal Ridwan, S.Sos
H. Ferizal Ridwan, S.Sos seorang putra daerah yang lahir di Tanjuang Gadang, Lareh Sago Halaban, Lima Puluh Kota, pada 9 Oktober 1973, adalah sosok yang kaya akan pengalaman dan dedikasi. Perjalanan hidupnya mencerminkan komitmen yang kuat terhadap masyarakat dan pembangunan daerahnya. Ferizal Ridwan atau lebih dikenal dengan nama Buya feri merupakan putra kedua dari lima bersaudara, dari pasangan Ir. H.M. Ridwan, M.S., seorang dosen, dan Nurhuda, seorang guru. Pendidikan formalnya ditempuh di SD Negeri Sitanang, SMP Negeri 2 Payakumbuh, dan SMA Negeri 1 Luhak. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Sosial dari STISIPOL Imam Bonjol Padang pada tahun 2001.
Karier politik Ferizal Ridwan dimulai pada tahun 1998 ketika ia bergabung dengan Partai Golkar. Ia kemudian terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2004, di mana ia berperan aktif dalam pemekaran tiga nagari. Meskipun sempat diberhentikan dari partai dan DPRD, semangat pengabdiannya tidak pernah pudar. Ferizal Ridwan juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, antara lain sebagai Dewan Kehormatan KONI Lima Puluh Kota, Ketua PMI Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Ketua DPC PKB Lima Puluh Kota. Ia juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lima Puluh Kota periode 2016–2021, di mana ia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi daerahnya.
Selain aktif di bidang politik dan organisasi, Ferizal Ridwan juga memiliki pengalaman profesional yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Operasional CV. Alam Semesta, Direktur Humas dan Pemasaran PT. Daya Cipta Khasana, dan Pimpinan Perusahaan Majalah Umat Surau. Pengalaman ini memberikan bekal yang berharga dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil bupati. Dari aktivitasnya di masa muda, karier politik, hingga keterlibatannya dalam berbagai organisasi, ia terus menunjukkan komitmen untuk memajukan Lima Puluh Kota. Dedikasinya yang tinggi dan pengalaman yang luas menjadikannya salah satu tokoh penting dalam pembangunan daerah Sumatera Barat.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh