H. Novyan Kaman, S.H
H. Novyan Kaman, S.H., lahir pada 19 November 1932 di Kayu Tanam, Padang Pariaman, adalah seorang politikus Indonesia dengan rekam jejak pengabdian yang panjang di panggung politik nasional. Ia dikenal luas sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang mewakili daerah pemilihan Sumatera Barat selama 26 tahun. Selama masa baktinya di DPR RI, ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Biro Ekonomi dan Keuangan Fraksi Karya Pembangunan DPR RI, posisi yang menunjukkan kapasitas dan keahliannya dalam bidang ekonomi dan keuangan negara.
Novyan Kaman lahir dari pasangan Kaman Sutan Pamuncak dan Zauvan, yang keduanya berasal dari Labuah Baru Payakumbuh. Pendidikan formalnya dimulai di Sekolah Rakyat di Payakumbuh pada tahun 1947, dilanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Payakumbuh pada tahun 1951, dan kemudian ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di Padang pada tahun 1954. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi di Fakultas Hukum Universitas Andalas, yang menjadi landasan kuat bagi karier politiknya di masa depan. Selain aktif di dunia politik, Novyan Kaman juga terlibat dalam berbagai organisasi. Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), sebuah organisasi sayap dari Partai Golkar. Keterlibatannya dalam Kosgoro menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai gotong royong dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa.
Selama 26 tahun mengabdi sebagai anggota DPR RI, Novyan Kaman telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan. Sebagai Ketua Biro Ekonomi dan Keuangan Fraksi Karya Pembangunan DPR RI, ia turut berperan dalam merumuskan kebijakan-kebijakan penting yang berdampak pada perekonomian negara. Warisan yang ditinggalkan Novyan Kaman adalah jejak panjang pengabdian dan dedikasi terhadap bangsa dan negara. Ia adalah contoh seorang politikus yang mengabdikan hidupnya untuk kepentingan rakyat dan pembangunan Indonesia.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh