H. Riza Falepi, S.T., M.T., Datuak Rajo Kaampek Suku

 

H. Riza Falepi, S.T., M.T., Datuak Rajo Kaampek Suku, adalah figur yang menarik dalam kancah politik dan pemerintahan Indonesia. Lahir di Payakumbuh pada 17 Juni 1970, perjalanan hidupnya mencerminkan kombinasi antara keahlian teknokratis, jiwa pengusaha, dan dedikasi sebagai politikus. Ia dikenal luas sebagai Wali Kota Payakumbuh selama dua periode, dari 2012 hingga 2022, setelah sebelumnya berkiprah sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI). Pendidikan Riza Falepi yang kuat di bidang teknik, dengan gelar sarjana dan magister dari Institut Teknologi Bandung (ITB), membentuk fondasi yang kokoh bagi karier profesionalnya. Sebelum terjun ke dunia politik, ia memiliki pengalaman luas di sektor swasta, bekerja di berbagai perusahaan teknologi dan telekomunikasi. Pengalaman ini memberinya wawasan mendalam tentang manajemen, teknologi, dan pengembangan bisnis, yang kemudian ia terapkan dalam kepemimpinannya di Payakumbuh.

Karier politik Riza Falepi dimulai dengan bergabung bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada tahun 2000. Langkah awalnya di dunia politik ditandai dengan keberhasilannya terpilih sebagai anggota DPD-RI pada tahun 2009. Namun, panggilan untuk membangun daerah kelahirannya membawanya untuk maju sebagai Wali Kota Payakumbuh pada tahun 2012. Selama dua periode menjabat, Riza Falepi dikenal dengan berbagai inovasi dan kebijakan yang bertujuan untuk memajukan Payakumbuh. Ia fokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatannya yang berbasis teknologi dan manajemen modern membawa perubahan signifikan bagi kota tersebut.

Kepemimpinan Riza Falepi di Payakumbuh mencerminkan visi seorang teknokrat yang peduli pada pembangunan daerah. Ia dikenal sebagai pemimpin yang inovatif, berani mengambil keputusan, dan dekat dengan masyarakat. Berbagai program dan inisiatif yang ia canangkan berhasil meningkatkan kualitas hidup warga Payakumbuh. Selain itu, Riza Falepi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya. Ia memiliki perhatian khusus pada pelestarian nilai-nilai adat Minangkabau, yang tercermin dari gelar adat yang disandangnya, Datuak Rajo Kaampek Suku. Di balik kesibukannya sebagai pemimpin daerah, Riza Falepi adalah seorang suami dan ayah yang penuh kasih. Iapun menikah dengan Dr. Hj. Henny Yusnita Zubir, B.Sc., M.T. dan dikaruniai 3 orang anak yaitu Aisyah Mardhiyyah, Yusuf Abdur Rahman, Maryam Khairunnisa. Pendidikannya diawali di SD Negeri 5 Payakumbuh (1977—1983), SMP Negeri 1 Payakumbuh (1983—1986), SMA Negeri 2 Payakumbuh (1986—1987) dan lalu pindah ke Jakarta di SMA Negeri 13 Jakarta (1987—1989). Adapun pendidikan akhirnya adalah S1 di Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (1989—1994), S2 Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (1999—2002).

              Riza Falepi berpasangan dengan Suwandel Muchtar menuai kemenangan perolehan suara terbanyak dan resmi dilantik sebagai walikota dan wakil walikota Payakumbuh pada 23 September 2012. Dan pada periode jabatan ini, Riza Falepi berhasil menuai penghargaan di antaranya Penghargaan Investmen Award (2013), Penghargaan MDGS Award (2013), Penghargaan Bung Hatta Award (2013), Penghargaan Pengelola Pendidikan Terbaik Sumbar (2013), Penghargaan WTN (2014), Penghargaan Kota Sehat (2015), Penghargaan Kota Layak Anak (2015), Penghargaan Pembina Karang Taruna Terbaik (2015), Penghargaan Kota Layak Anak (2016) Tingkat Pratama untuk ketiga kalinya.

              Setelah masa jabatan Riza Falepi—Suwandel Muchtar ini habis, keduanya kembali mencoba peruntungan untuk sama-sama menjadi calon walikota Payakumbuh. Pada periode ini Riza Falepi berpasangan dengan Erwin Yunaz, S.E. dengan kemenangan tipis pada pilkada kali ini mengungguli Suwandel Muchtar. Pasangan baru ini dilantik pada 23 September 2017 untuk periode 2017—2022. Selama periode ini, Riza Falepi menuai penghargaan di antaranya Penghargaan Layanan Publik Terbaik (2017), Penghargaan Adipura (2017), Penghargaan Kota Sehat (2017), Penghargaan SAKIP (2018), Penghargaan Universal Health Coverage (2018), Penghargaan Daerah Penyelenggara Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Terbaik Nasional (2018), Penghargaan Pastika Awya Pariwara (2018), Penghargaan Apresisi Government Award (2019), Penghargaan SAKIP (2019), Penghargaan WTP ke V (2019), Penghargaan Adipura (2019), Anugerah dari Group Majalah Tempo sebagai walikota berprestasi (2019), Penghargaan dalam Pelayanan Investasi Tahun 2021 dari Presiden RI (2021).

Sedangkan di dalam dunia bisnis, Riza Falepi mengawali karir di PT. Compact Microwave Indonesia di Bandung (1995—1997) menjadi R & D engineer, project manager. Selanjutnya ia bekerja di bisnis development di PT Intidaya Sistelindomitra (1997—1998), Telecommunication Enginer di Bandung (1998—1999), Private Entepreuner in ICT/ Joint Businessess (2001), PT. Aldomaru (2002—2005), PT. Indonesian Tower (2006—2008), RPE Engineering (2008—2009), Owner Arp.co. Business Group (2009—sekarang), dan BHTI (Bandung High Tech Infrastructure). 

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url