H. Yusri Darwis

 

H. Yusri Darwis, lahir pada tahun 1940 di Nagari Kubang, sebuah desa kecil di Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Perjalanan hidupnya adalah kisah inspiratif tentang ketekunan, kerja keras, dan visi kewirausahaan. Dibesarkan di lingkungan sederhana, Yusri Darwis memulai karirnya dari bawah, menjadi tukang cuci piring di sebuah bofet yang menjual martabak pada tahun 1960-an. Pengalaman ini menjadi titik awal yang membawanya pada kesuksesan di kemudian hari.

Ketekunan dan semangatnya tidak berhenti di situ. Yusri Darwis kemudian beralih menjadi pedagang kaki lima, mengasah keterampilan dan naluri bisnisnya. Dengan modal pengalaman dan keberanian, ia memutuskan untuk merintis usaha martabak sendiri. Inilah awal mula lahirnya Martabak Kubang, yang kelak menjadi ikon kuliner yang dikenal luas. Pada tahun 1971, Yusri Darwis bersama Nazirwan dan Syarifah mendirikan Restoran Kubang Hayuda Setia. Restoran ini menggunakan nama "Kubang" sebagai penghormatan terhadap kampung halamannya, Nagari Kubang. Awalnya, martabak yang mereka jual dikenal dengan nama "Martabak Mesir". Namun, karena peraturan yang melarang peng-gunaan nama negara sebagai merek dagang, mereka mengubahnya menjadi "Martabak Kubang Hayuda".

Martabak Kubang Hayuda dengan cepat meraih popularitas. Kelezatan dan keunikan rasanya berhasil memikat hati para pelanggan. Kesuksesan ini tidak hanya membawa kemajuan bagi Yusri Darwis dan rekan-rekannya, tetapi juga menginspirasi warga Kubang lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Banyak yang kemudian merantau dan membuka usaha martabak dengan nama "Kubang", menjadikan Nagari Kubang sebagai sentra martabak yang terkenal. Hingga saat ini, Restoran Kubang Hayuda Setia di bawah naungan "Hayuda" telah memiliki sembilan cabang yang tersebar di Sumatera Barat dan Jakarta. Ini adalah bukti nyata dari keber-hasilan Yusri Darwis dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdampak luas. Kisah Yusri Darwis adalah contoh nyata bahwa dengan ketekunan, kerja keras, dan visi yang kuat, seseorang dapat meraih kesuksesan dari titik awal yang sederhana. Martabak Kubang Hayuda bukan hanya sekadar hidangan lezat, tetapi juga simbol dari semangat kewirausahaan dan kebanggaan akan kampung halaman.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url