Persiapan Sebelum Pacu Itiak: Ikatan Batin, Ketelatenan, dan Tradisi Unik Luak Limopuluah

 


Potret kehangatan dan keahlian warga lokal saat melakukan persiapan menjelang tradisi unik Pacu Itiak (Pacu Itik). Momen penuh ketelatenan dalam melatih, memeriksa, dan membangun ikatan dengan itiak (itik) kesayangan ini menjadi cermin keunikan olahraga tradisional yang hanya ada di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

  •     Judul Artikel: Persiapan Sebelum Pacu Itiak
  •     Lokasi: Payakumbuh / Kabupaten Lima Puluh Kota
  •     Kategori: Fotografi / Human Interest / Budaya & Tradisi
  •     Kredit Foto: Ijot Goblin
  •     Tanggal Publikasi: Juli 2026


Pacu Itiak merupakan salah satu kebudayaan dan olahraga tradisional paling unik di dunia yang tumbuh subur di wilayah Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Berbeda dengan pacuan hewan lainnya, Pacu Itiak mengandalkan kemampuan terbang lurus itik lokal (Anas platyrhynchos domesticus) menuju garis finis yang ditentukan. Namun, di balik riuh kompetisi di arena, terdapat proses persiapan telaten yang jarang tersorot.

Dokumentasi Persiapan Sebelum Pacu Itiak merekam momen human interest yang amat menyentuh. Membelakangi dinding anyaman bambu yang bersahaja, tampak dua orang warga lintas generasi—seorang tua dan pria muda—sedang menimang dan melatih kepekaan itik-itik pacarannya. Dengan kelembutan tangan, tiupan napas ke kepala sang itik, dan kejelian memeriksa kondisi sayap, mereka tidak hanya melatih fisik sang unggas tetapi juga membangun ikatan emosional serta intuisi bertanding.

Melalui tangkapan pencahayaan (lighting) yang dramatis dan kaya emosi dari Ijot Goblin, atmosfer keheningan persiapan ini terasa begitu hidup—sebuah bentuk penghormatan terhadap dedikasi, kehangatan hubungan manusia dengan hewan ternaknya, serta kearifan lokal yang terus dijaga melintasi generasi.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url