[Sejarah & Perkotaan] Geliat Kota Biru: Dinamika Ekonomi dan Perubahan Ruang Kota Payakumbuh (1970–2010)
Latar Belakang
Kota Payakumbuh yang dikenal dengan julukan Kota Biru mengalami transformasi tata ruang dan perkembangan ekonomi yang signifikan selama kurun waktu empat dekade (1970–2010).
Penelitian historis ini mengulas bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat membentuk aktivitas perekonomian serta memengaruhi ruang hidup warga Kota Payakumbuh.
Poin Penting & Temuan Penelitian
Berdasarkan penelusuran dokumen arsip, literatur sejarah lokal, serta wawancara dengan informan terkait, beberapa poin utama riset ini meliputi:
Pengaruh Perubahan Administrasi Pemerintahan
Transformasi struktur administrasi dan kebijakan pemerintah daerah memainkan peran sentral dalam memacu pertumbuhan ekonomi wilayah serta tata kelola perkotaan.
Transformasi Ruang Ekonomi Masyarakat
Aktivitas ekonomi lokal—seperti dinamika pasar tradisional dan pusat perdagangan—secara langsung mengubah lanskap dan morfologi ruang kota Payakumbuh dari waktu ke waktu.
Sinergi Pemerintah & Komunitas
Keberhasilan perkembangan kota tidak terlepas dari interaksi dan partisipasi sosial masyarakat dalam memanfaatkan jaringan ekonomi lokal.
| Parameter | Detail |
| Judul Asli | GELIAT KOTA BIRU : PERKEMBANGAN EKONOMI DAN PERUBAHAN RUANG KOTA PAYAKUMBUH (1970-2010) |
| Penulis | Ana Fitri Ramadani, Selfi Mahat Putri, & Zulqaiyyim |
| Institusi | Universitas Andalas (UNAND) |
| Penerbit | EDU RESEARCH: Jurnal Penelitian Pendidikan (IICLS), Vol. 6 No. 2 (2025) |
| Lisensi | Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) |
🔗 [ BACA JURNAL LENGKAP / PDF (IICLS) ] [https://iicls.org/index.php/jer/article/view/929](https://iicls.org/index.php/jer/article/view/929)
Sitasi Resmi:
Ramadani, A. F., Putri, S. M., & Zulqaiyyim. (2025). GELIAT KOTA BIRU : PERKEMBANGAN EKONOMI DAN PERUBAHAN RUANG KOTA PAYAKUMBUH (1970-2010). EDU RESEARCH, 6(2), 1191-1202
