Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin Pariaman

 

STIT Syekh Burhanuddin Pariaman. Foto: kfmap.asia 


     STIT Syekh Burhanuddin Pariaman memiliki sejarah yang cukup panjang dan menjadi tonggak penting dalam perkembangan pendidikan Islam di Pariaman dan seki-tarnya. Gagasan untuk mendirikan perguruan tinggi agama Islam di Pariaman muncul pada tahun 1971/1972. Awalnya, pemerintah daerah Padang Pariaman berencana mendiri-kan satu fakultas di bawah naungan IAIN Imam Bonjol Padang. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan sistem pendidikan tinggi, pada tahun akademik 1985/1986, Fakultas Tarbiyah kemudian menerapkan sistem Satuan Kredit Semester (SKS). Perubahan ini juga membawa perubahan nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman.

     Pemilihan nama "Syekh Burhanuddin" sebagai bagian dari nama perguruan tinggi ini tentu memiliki makna yang mendalam. Syekh Burhanuddin adalah seorang ulama be-sar yang sangat dihormati di Minangkabau. Beliau dikenal sebagai tokoh yang sangat berpengaruh dalam menyebar-kan agama Islam dan pendidikan di daerah ini. Dengan mengabadikan nama beliau, STIT Pariaman ingin menun-jukkan penghormatan terhadap warisan intelektual dan spiritual Syekh Burhanuddin serta melanjutkan perjuangan beliau dalam bidang pendidikan.

      Sejak didirikan, STIT Syekh Burhanuddin Pariaman terus berkembang dan mengalami berbagai perubahan. Beberapa hal penting yang perlu diketahui mengenai perkembangan STIT ini di antaranya STIT Syekh Burhanuddin Pariaman terus berupaya memperluas program studi yang ditawar-kan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan perkem-bangan zaman. Saat ini, STIT menawarkan berbagai prog-ram studi di bidang pendidikan agama Islam, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

     STIT Syekh Burhanuddin Pariaman juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya, seperti peningkatan kualitas tenaga pengajar, pengembangan kurikulum, serta perbaikan sarana dan prasarana. Selain itu, STIT Syekh Burhanuddin Pariaman telah mendapatkan akreditasi dari lembaga yang berwenang. Akreditasi ini menjadi bukti bahwa STIT telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi. Dan STIT Syekh Burhanuddin Pariaman tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam masyarakat. STIT sering mengadakan berbagai ke-giatan sosial dan keagamaan yang bermanfaat bagi ma-syarakat.

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url