Columba Livia
Columba Livia, atau yang memiliki nama lahir Yulivia, S.Pd., M.Pd., adalah sosok perempuan kelahiran Payakumbuh, 1 Juli 1969, yang telah menorehkan jejaknya di dunia literasi Indonesia. Lahir dari keluarga sederhana di Suliki, dengan ayahanda Syofyan B. (alm) dan ibunda Djanizar, B.A., serta memiliki seorang putri bernama Ivana Putri Nandy Pinto, Columba Livia telah membuktikan bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi. Perjalanan pendidikan Columba Livia dimulai dari SDN Teladan Suliki, dilanjutkan ke SMPN 1 Payakumbuh, dan SMAN 3 Payakumbuh (sekarang SMAN 2 Payakum-buh). Kecintaannya pada ilmu pengetahuan membawanya menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor, mengambil jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga. Ia kemudian melanjutkan studinya dengan meraih Akta IV dari Universitas Terbuka UPBJJ Universitas Negeri Jakarta, dan gelar S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Saat ini, ia mengabdikan dirinya sebagai guru di SMKN 3 Payakumbuh.
Dedikasi dan profesionalisme Columba Livia dalam dunia pendidikan telah diakui dengan berbagai prestasi, di antaranya adalah Guru SMK Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh tahun 2019 dan Finalis Lomba Keterampilan Guru Perhotelan Tingkat Nasional Tahun 2018 di Malang. Selain itu, ia juga aktif menulis ar-tikel di berbagai majalah dan surat kabar, menunjukkan kepia-waiannya dalam menuangkan gagasan dan pemikiran. Namun, yang paling menonjol dari Columba Livia adalah produktivitasnya dalam menulis buku. Hingga saat ini, ia telah menghasilkan puluhan karya, baik buku solo maupun antologi, yang mencakup berbagai genre, mulai dari esai, cerpen, novel, hingga pantun. Karya-karyanya seringkali mengangkat tema-tema kehidupan sehari-hari, cinta, keluarga, dan pendidikan, dengan gaya bahasa yang lugas dan menyentuh hati. Melalui karya-karyanya, Columba Livia tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pembaca. Ia membuktikan bahwa perempuan, dengan segala keterbatasannya, mampu berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia literasi Indonesia.