Deni Asra, S.Si Dt. Rajo Simarajo

 

Deni Asra, S.Si Dt. Rajo Simarajo, lahir di Talang Maur, Lima Puluh Kota, pada 7 Mei 1982, merupakan figur penting dalam pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota pada periode 2019-2014, Deni Asra telah menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam memajukan daerahnya. Perjalanan pendidikan Deni Asra dimulai di SDN 01 Talang Maur, kemudian berlanjut ke SMPN 01 Mungka, SMAN Guguak, dan akhirnya meraih gelar Sarjana Sains (S.Si) di Universitas Negeri Padang pada tahun 2005. Latar belakang pendidikannya ini memberikan landasan yang kuat bagi karir politik dan kepemimpinannya.

Selain aktif di dunia politik, Deni Asra juga terlibat dalam berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lima Puluh Kota, Ketua ADKI Sumbar (2021-2026), Ketua ILUNI Biologi FMIPA UNP (2019-2024), dan Ketua Dewan Pembina ISSB Lima Puluh Kota (2019-2024). Keterlibatannya dalam berbagai organisasi ini menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Deni Asra memiliki peran penting dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah. Ia dikenal sebagai pemimpin yang tegas, namun tetap mengedepankan dialog dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

Salah satu fokus utama Deni Asra adalah pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia aktif memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, ia juga mendorong program-program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha. Deni Asra memiliki visi untuk menjadikan Lima Puluh Kota sebagai daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera. Ia berharap agar generasi muda Lima Puluh Kota dapat terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Dengan latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, dan dedikasinya, Deni Asra S.Si Dt. Rajo Simarajo merupakan sosok pemimpin muda yang cukup membawa perubahan positif bagi Kabupaten Lima Puluh Kota.

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url