Haji Thabrani

 

Haji Thabrani lahir 7 Februari 1924 di Nagari Kubang, Lima Puluh Kota, adalah sosok penting di balik kebangkitan dan kejayaan tenun Kubang. Beliau bukan hanya seorang pengusaha, tetapi juga seorang perintis yang berani mengambil risiko dan berinovasi. Dengan keuletan dan kerja kerasnya, beliau berhasil mengembangkan usaha tenunnya hingga mencapai puncak kesuksesan. Adapun Nagari Kubang, sebuah daerah di Kabupaten Lima Puluh Kota, pernah menjadi pusat industri tenun yang sangat berjaya pada era 1970-an hingga 1990-an. Kejayaan ini tak lepas dari peran seorang tokoh bernama Haji Thabrani, seorang pengusaha tenun yang gigih dan visioner.

Pada masa kejayaannya, tenun Kubang menjadi penopang ekonomi utama masyarakat setempat. Hampir setiap rumah di Kubang memiliki alat tenun, dan para wanita terampil meng-hasilkan kain-kain tenun berkualitas tinggi. Produk tenun Kubang tidak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga merambah pasar internasional. Keberhasilan Haji Thabrani dalam mengembangkan industri tenun Kubang diakui oleh pemerintah. Pada tahun 1991, beliau menerima penghargaan Upakarti dari Presiden Soeharto. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa-jasanya dalam mengembangkan industri kecil dan menengah, khususnya tenun Kubang.

Penghargaan Upakarti yang diraih Haji Thabrani menjadi bukti nyata kontribusinya dalam memajukan industri tenun Kubang. Beliau telah berhasil menciptakan lapangan kerja, mening-katkan kesejahteraan masyarakat, dan mengangkat nama Kubang sebagai sentra tenun yang diakui secara nasional. Namun, seiring berjalannya waktu, industri tenun Kubang mengalami kemunduran. Persaingan yang semakin ketat, perubahan selera pasar, dan faktor-faktor lainnya menyebabkan banyak pengusaha tenun gulung tikar. Meskipun demikian, jasa dan warisan Haji Thabrani tetap dikenang oleh masyarakat Kubang. Beliau menikah dengan Hj. Nurjamis dan pendidikan terakhirnya di Mubaligin Padang Panjang.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url