Mulyati Umar

 

Mulyati Umar, seorang perempuan kelahiran Situjuh Gadang, Lima Puluh Kota, pada 12 Desember 1974, adalah sosok yang menginspirasi. Ia bukan hanya seorang penulis skenario dan puisi yang karyanya telah menghiasi berbagai antologi dan media daring, tetapi juga seorang pendidik yang berdedikasi. Saat ini, ia menetap di Pekanbaru, Riau, bersama keluarganya.

Lahir dari keluarga sederhana, Mulyati membuktikan bahwa latar belakang tidak menghalangi seseorang untuk meraih mimpi. Ia menikah dengan Heri Murianto dan dikaruniai tiga anak: Irsyad Thoriq Al.Ghifari, Alifah Salsabila, dan Aisyah Shofwah Hamidah. Di tengah kesibukannya sebagai ibu dan istri, Mulyati tetap produktif dalam berkarya. Pendidikan terakhirnya adalah S2, sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan diri. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai kepala sekolah, sebuah posisi yang menuntut tanggung jawab besar. Dedikasinya dalam dunia pendidikan membuahkan hasil, terbukti dengan prestasinya sebagai salah satu guru berprestasi di Kota Pekanbaru.

Kiprah Mulyati tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan. Ia juga dikenal sebagai penulis skenario Lenong Legenda yang tayang di MNCTV pada tahun 2019. Kemampuannya dalam merangkai kata dan cerita menjadikannya sosok yang diperhitungkan di dunia literasi. Kegiatan sehari-hari Mulyati sebagai praktisi mengajar menunjukkan kecintaannya pada dunia pendidikan. Ia tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para siswanya. Mulyati adalah contoh nyata bahwa seorang perempuan dapat berkarya dan berprestasi di berbagai bidang tanpa mengabaikan peran sebagai ibu dan istri.

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url