Randi Reimena

 

Randi Reimena, M.Hum., lahir di Sungai Kamuyang, Lima Puluh Kota,  pada 17 Januari 1987, adalah seorang intelektual muda yang aktif dalam bidang sejarah, sastra, dan humaniora. Dengan latar belakang pendidikan sejarah dari Universitas Andalas, Randi telah menunjukkan dedikasi yang kuat dalam menggali dan menyebarkan pengetahuan tentang sejarah dan budaya, khususnya yang berkaitan dengan Sumatera Barat.Perjalanan intelektual Randi dimulai di Payakumbuh, tempat ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas. Setelah menyelesaikan studi S1 di STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh, ia melanjutkan pendidikan S2 di Program Pascasarjana Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas. Di sinilah minatnya terhadap sejarah dan humaniora semakin berkembang, dan ia mulai aktif menulis dan berdiskusi tentang isu-isu sejarah dan sosial.

Randi adalah sosok yang memiliki kepedulian tinggi terha-dap isu-isu sosial dan budaya. Ia aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas, termasuk Shelter Utara, sebuah perpustakaan kolektif di Padang yang menjadi ruang diskusi dan kegiatan seni. Bersama teman-temannya, ia mendirikan Lab.pauh9, sebuah kelom-pok studi sosial-humaniora, dan Garak.id, sebuah media daring independen yang mengangkat isu-isu krusial di Sumatera Barat. Sebagai seorang penulis, Randi telah menghasilkan banyak karya tulis yang diterbitkan di berbagai media, baik daring maupun cetak. Karya-karyanya mencakup berbagai topik, mulai dari sejarah Minangkabau, gerakan perempuan, hingga isu-isu sosial dan politik kontemporer. Ia juga terlibat dalam penulisan buku Ensiklopedi Silat Minang dan artikel untuk proyek website warisan budaya takbenda Kemendikbud.

Randi memiliki gaya penulisan yang kritis dan analitis. Ia tidak takut untuk mempertanyakan narasi-narasi sejarah yang mapan dan menawarkan perspektif baru yang lebih segar dan inklusif. Ia juga memiliki kemampuan untuk mengemas tulisan-tulisannya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat luas, sehingga pemikirannya dapat diakses oleh berbagai kalangan. Selain menulis, Randi juga aktif dalam kegiatan penyuntingan. Ia pernah menjadi editor di penerbit BukuKalaka dan Haluan padang.com. Pengalaman ini semakin memperkaya wawasannya tentang dunia penerbitan dan media. Dedikasi dan kontribusi Randi dalam bidang sejarah dan humaniora telah diakui oleh berbagai pihak. Ia pernah meraih penghargaan sebagai Pemenang Lomba Esai Festival Bumi 2019 dan Peraih Story Grant Jurnalisme Keberagamaan di Sumatera Barat dari Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) pada tahun 2021.

 Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url