Yopi Chaniago

 

Yopi Chaniago, yang lahir dengan nama Yopi Sartika, adalah sosok penulis perempuan dan editor naskah yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia literasi dan pendidikan. Lahir di Mentawai pada 24 Oktober 1977, dan tumbuh besar di Labuah Basilang, Payakumbuh, Yopi kini menetap di Bogor, Jawa Barat. Perjalanan hidupnya yang dimulai dari keluarga sederhana telah membentuknya menjadi pribadi yang tangguh dan inspiratif.

Yopi dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, dengan ayah bernama Azwar Darwis dan ibu Rita Mesrawati. Didikan keluarga yang kuat dan nilai-nilai luhur menjadi pondasi penting dalam kehidupannya. Pendidikan formalnya ditempuh di Payakumbuh, mulai dari SD Inpres 12/79, SMPN Bukit Sitabur, hingga SMAN 3 Payakumbuh. Kecintaannya pada ilmu pengetahuan membawanya melanjutkan studi di Jurusan Kimia, Universitas Andalas, Padang, yang diselesaikannya pada tahun 2000.

Karier profesional Yopi dimulai sebagai editor buku ajar di Penerbit Sarana Panca Karya Nusa, Bandung, dari tahun 2001 hingga 2006. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya sebagai editor lepas di berbagai penerbit dan instansi ternama, seperti Yudhistira, FBM Solusindo, dan Pusat Perbukuan, sejak tahun 2007 hingga sekarang. Pada tahun 2021, Yopi juga dipercaya sebagai Konsultan Bahan Ajar di Rasaki Akademia, menunjukkan kompetensinya yang diakui di bidang pendidikan. Kontribusi Yopi dalam dunia literasi dan pendidikan sangatlah signifikan. Ia telah menghasilkan berbagai karya tulis, baik fiksi maupun nonfiksi, yang bermanfaat bagi pembaca dari berbagai kalangan. Beberapa karyanya yang menonjol di antaranya: Buku Cerita Bergambar Jenjang B-1, Diso Bisa (2024) diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek; Novel Jenjang D, Misi ke Kotavia (2024), juga diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek; Buku Siswa dan Buku Guru Dasar-Dasar Kimia Analisis, SMK/MAK Kelas X (2023), diterbitkan oleh Pusat Perbukuan, Kemendikbudristek; Seri Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (2023), diterbitkan oleh Smart Publishing; Buku Nonteks Pengetahuan Harmonisasi Nada Angklung Papandayan (2023), hasil kerja sama Rasaki Akademia dan SDN Papandayan, Bogor; Buku Nonteks Pengetahuan Ternyata, Tumbuhan Dapat Membersihkan Udara!, Riko dan Q110 (2022), diterbitkan oleh Syaamil Books; Buku Nonteks Pengetahuan Ayo Berperilaku Terpuji (2020), diterbitkan oleh Pustaka Tiga Kelana. Karya-karya Yopi mencerminkan kepeduliannya terhadap pendidikan dan pengembangan karakter anak-anak, serta upayanya dalam menyajikan informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami. Selain itu, keterlibatannya dalam penyusunan bahan ajar dan modul menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pen-didikan di Indonesia.

Di tengah kesibukannya dalam dunia literasi dan pendi-dikan, Yopi juga menjalani kehidupan keluarga yang harmonis. Ia menikah dengan Risman Sikumbang dan dikaruniai dua orang anak, Alzellia Shifana Chaniago dan Devran Ghaisano Chaniago. Keluarga menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi Yopi dalam berkarya dan menjalani kehidupan. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman profesional yang luas, dan dedikasi yang tinggi, Yopi terus berkarya dan menginspirasi banyak orang. Perjalanan hidupnya yang dimulai dari Mentawai dan Payakumbuh, hingga kini menetap di Bogor, adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, setiap orang dapat meraih impian dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

 Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url