Kota Payakumbuh Sabet Dua Penghargaan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat
PADANG, — Kota Payakumbuh meraih dua penghargaan sekaligus dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy di Padang, bertepatan dengan upacara penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).
Pada kategori Teknologi Tepat Guna, Payakumbuh menyabet Juara II melalui karya "Alat Pendeteksi Kualitas Makanan dan Minuman Portable" yang dirancang oleh tim inovator dari SMP Islam Raudhatul Jannah.
Sementara pada kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan, Juara III berhasil diraih melalui inovasi alat pemantau hama pertanian berbasis sensor bernama "Savior", ciptaan Kepala SMA Boarding School Raudhatul Jannah.
Rangkaian ajang seleksi yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat ini berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan akademisi independen sebagai tim penilai.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi capaian para pelajar dan tenaga pendidik yang telah membawa harum nama daerah di tingkat provinsi.
"Selamat kepada para inovator dan tim pendukung. Semoga karya-karya ini dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujar Zulmaeta.
Secara terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh Syafwal mengungkapkan, torehan ini makin mempertegas tingginya ekosistem kreativitas di Payakumbuh. Sepanjang periode 2019 hingga 2025, Kota Payakumbuh mencatatkan 68 inovasi TTG—salah satu yang tertinggi di Sumatera Barat.
Syafwal menekankan bahwa langkah krusial Pemkot Payakumbuh ke depan adalah memperkuat legalitas karya-karya tersebut melalui pendampingan lisensi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
"Target kita tahun depan adalah memfasilitasi Hak Kekayaan Intelektual sebagai bentuk perlindungan hukum atas karya cipta para inovator lokal," tegas Syafwal.
Sementara itu, Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh Robby Hafanos menjelaskan, riset daerah yang dihimpun melalui sistem penjaringan SIPEKAT terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Pencapaian tingkat provinsi ini meneruskan tren positif Kota Payakumbuh di bidang teknologi tepat guna, setelah pada 2024 lalu berhasil menjadi satu-satunya wakil Sumatera Barat yang menembus peringkat empat besar di tingkat nasional.
