Rekomendasi Kuliner Malam Payakumbuh yang Wajib Dicoba Saat Jalan-Jalan


 

Kota Payakumbuh tak pernah benar-benar tidur saat malam tiba. Justru ketika matahari terbenam, suasana kota makin hidup dengan aroma kelezatan kuliner yang menggugah selera di sepanjang jalan. Dikenal sebagai salah satu pusat kuliner di Sumatra Barat, Payakumbuh menyajikan ragam hidangan malam hari—mulai dari makanan berat bernuansa rempah khas Minang hingga jajanan hangat penutup malam.

Bagi Anda yang sedang berkunjung atau sekadar jalan-jalan malam di kota ini, berikut rekomendasi kuliner malam Payakumbuh yang wajib masuk ke dalam daftar jelajah rasa Anda!
1. Martabak Kubang Payakumbuh

Lapar di pertengahan malam? Martabak Kubang selalu menjadi pilihan utama yang memuaskan. Berbeda dari martabak telur biasa, Martabak Kubang khas Sumatra Barat ini memiliki isian daging sapi yang berlimpah, irisan daun bawang segar, serta rempah-rempah yang tajam. Disajikan hangat bersama kuah cuka hitam yang gurih, asam, dan pedas manis, sajian ini sangat pas dinikmati bersama teman atau keluarga.

  •     Daya Tarik: Porsi melimpah, isian daging gurih berempah, dan kuah cuka yang segar.
  •     Waktu Terbaik: Buka dari sore hingga larut malam.


2. Sate Minang Khas Payakumbuh

Belum lengkap rasanya jalan-jalan malam di Payakumbuh tanpa mencicipi Sate Minang. Dengan kuah kuning atau merah yang kental, kaya rempah, serta taburan bawang goreng yang renyah, sate daging sapi atau organ dalam (seperti usus dan lidah) ini menyajikan cita rasa gurih yang menggoyang lidah. Dagingnya yang empuk dipadu dengan lontong hangat siap menghangatkan malam Anda.

  •     Daya Tarik: Daging empuk beraroma bakaran khas dengan kuah rempah yang kental.
  •     Rekomendasi: Nikmati selagi hangat bersama kerupuk kulit (jangek) yang disiram kuah sate.


3. Bofet Sianok (Pusat Kuliner Pasar Ibuh)

Bagi yang ingin menikmati suasana kuliner malam yang otentik dan legendaris, area Pasar Ibuh dan kawasan Bofet Sianok adalah tujuannya. Di sini Anda bisa menemukan hidangan khas seperti Ampiang Dadiah (olahan susu kerbau fermentasi dengan beras ketan merah dan kuah gula merah) serta Pisang Kapit. Olahan manis dan gurih ini sangat cocok dijadikan santapan penutup malam setelah lelah berkeliling kota.

  •     Daya Tarik: Menu hidangan tradisional Minang yang langka dan otentik.
  •     Lokasi: Area Pasar Kreatif / Pasar Ibuh Payakumbuh.


4. Nasi Goreng & Mie Goreng Minang

Ragam warung tenda di pinggir jalan utama Payakumbuh menyajikan hidangan Nasi Goreng dan Mie Goreng khas Minang yang dimasak menggunakan bumbu balado atau rempah khas. Ciri khas nasi goreng di sini adalah warna kemerahannya yang menggoda dengan pelengkap kerupuk merah serta telur mata sapi/dadar. Aromanya yang harum saat ditumis di wajan panas dijamin langsung membangkitkan selera makan malam Anda.

  •     Daya Tarik: Pilihan makanan berat yang cepat, murah, dan kaya rasa.
  •     Waktu Buka: Banyak ditemukan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta pada malam hari.


5. Teh Talua (Teh Telur) Warmindo & Kedai Kopi Malam

Menutup penjelajahan kuliner malam di Payakumbuh kurang afdal tanpa menyeruput Teh Talua. Minuman berenergi khas Sumatra Barat yang terbuat dari seduhan teh pekat, kocokan kuning telur, dan perasan jeruk nipis ini menghasilkan busa lembut yang nikmat. Selain menyegarkan dan menghangatkan tubuh dari dinginnya angin malam, duduak-duduak di kedai teh talua juga menjadi sarana silaturahmi dan tempat mengobrol yang asyik.

    Daya Tarik: Minuman stamina tradisional khas Minangkabau dengan tekstur creamy.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url