Gempita PGMI 2026: SDIT Al-Fatih Payakumbuh Raih Juara 1 Lomba Projek Sains Sumbar
BATUSANGKAR, — Tim siswa Sekolah Alam SD IT Al-Fatih Payakumbuh berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Projek Sains pada ajang Gebyar Mahasiswa PGMI Tahunan (GEMPITA) tingkat Provinsi Sumatra Barat Tahun 2026. Kompetisi sains antar-sekolah dasar se-Sumatra Barat tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.
Dalam kompetisi tersebut, tim SD IT Al-Fatih mengusung karya inovasi sains bertajuk Trash To Energy (TTE). Projek ini merancang modifikasi sistem kerja panel surya yang umumnya menyerap radiasi cahaya matahari untuk dikonversikan menjadi energi listrik. Adapun para siswa yang mengikuti kompetisi yaitu Abiyyu Adinata Elrafif, Luqyana Khalwa Afchi, Akhdan Azizan Mendra.
Dalam rancangan inovasi TTE, sumber cahaya matahari digantikan oleh pendar cahaya api hasil pembakaran sampah anorganik yang sulit terurai oleh tanah. Pendekatan berbasis sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (Science, Technology, Engineering, and Mathematics/STEM) ini ditujukan untuk memberikan alternatif solusi atas dua persoalan lingkungan sekaligus, yakni krisis energi dan penumpukan limbah anorganik.
Guru Pembina Projek Sains SD IT Al-Fatih Payakumbuh M. Aidhal Fikri, S.Pd. dan Fauziah Tamala, S.Pd, mengemukakan bahwa keberhasilan para siswa merupakan buah dari ketekunan latihan, eksplorasi konsep STEM, dan pemahaman mendalam atas isu-isu lingkungan di sekitar mereka.
"Seluruh target yang direncanakan dalam pembinaan projek sains ini alhamdulillah dapat tercapai dengan sempurna. Melalui projek Trash To Energy, kami ingin membuktikan bahwa pembelajaran STEM di tingkat sekolah dasar mampu melahirkan gagasan aplikatif. Anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga diajak bernalar kritis untuk mengolah masalah sampah anorganik menjadi sumber energi alternatif yang bermanfaat," ujar Aidhal Fikri.
Sementara itu, Kepala Sekolah Alam SD IT Al-Fatih Payakumbuh Nanda Satriawan, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tingkat provinsi tersebut. Ia menegaskan bahwa pendekatan pendidikan berbasis alam dan metode eksplorasi projek sains akan terus diperkuat untuk memacu kreativitas peserta didik.
"Pencapaian sebagai Juara 1 Lomba Projek Sains pada GEMPITA 2026 ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi seluruh keluarga besar Sekolah Alam SD IT Al-Fatih Payakumbuh. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan ruang belajar berbasis alam dan riset terapan bagi siswa agar mereka terbiasa berpikir inovatif, peduli terhadap kelestarian lingkungan, dan siap menjawab tantangan sains di masa depan," kata Nanda Satriawan.
Melalui kemenangan ini, Sekolah Alam SD IT Al-Fatih Payakumbuh berharap hasil riset sederhana siswa dapat terus dikembangkan serta menginspirasi sekolah-sekolah lain di Sumatra Barat dalam menerapkan pembelajaran berorientasi solusi lingkungan.



.jpeg)