Perkuat Ekosistem Perbukuan Daerah, Penerbit Pajacombo Ikuti Festival Sastra Payakumbuh 2026

 


PAYAKUMBUH,  — Lembaga penerbitan independen lokal, Penerbit Pajacombo, dipastikan berpartisipasi aktif dalam perhelatan Festival Sastra Payakumbuh 2026 yang sedang berlangsung pada 23 - 14  Oktober 20026 di Kota Payakumbuh. Kehadiran penerbit daerah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi, pendokumentasian sejarah lokal, serta perluasan akses distribusi buku-buku kearifan lokal Sumatra Barat.

Dalam perhelatan sastra tahunan tersebut, Penerbit Pajacombo menyajikan beragam katalog terbitan yang memfokuskan naskahnya pada penelitian sejarah nagari, toponimi, budaya Minangkabau, serta karya-karya sastra dan antologi penulis lokal.

Pendiri Penerbit Pajacombo yang juga peneliti sejarah lokal, Feni Efendi, mengemukakan bahwa keikutsertaan penerbit lokal dalam ajang festival sastra memiliki peran strategis untuk mendekatkan karya riset dan literatur daerah kepada publik pembaca.

"Festival sastra bukan sekadar panggung perayaan karya, melainkan ruang temu kritis antara penulis, penerbit, dan masyarakat. Kehadiran Penerbit Pajacombo bertujuan memastikan narasi-narasi sejarah lokal, identitas nagari, serta kekayaan kebudayaan Payakumbuh dan Limapuluh Kota terus diarsipkan, dibukukan, dan terdistribusi secara luas," ujar Feni Efendi.

Selama berlangsungnya Festival Sastra Payakumbuh 2026, Penerbit Pajacombo tidak hanya membuka pameran stan buku, tetapi ke depan juga terlibat dalam serangkaian diskusi literatur, bedah naskah, serta sarasehan kepenulisan bersama para sastrawan dan akademisi.

Melalui partisipasi ini, industri penerbitan di tingkat daerah diharapkan dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan, sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda yang konsisten mendokumentasikan dinamika sosial dan kebudayaan daerah.




 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url