Semarak "Push Bike" Usia Dini Warnai Pembukaan Festival Literasi Payakumbuh 2026
PAYAKUMBUH — Suasana pembukaan Festival Literasi Kota Payakumbuh Tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh keceriaan. Kawasan Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh di Bukik Sibaluik mendadak riuh oleh sorak sorai penonton saat puluhan anak usia dini unjuk ketangkasan mengendarai push bike (sepeda tanpa pedal), Selasa (13/10/2026).
Dengan penuh percaya diri dan senyum ceria, para pesepeda cilik melaju di lintasan, menjaga keseimbangan, serta menunjukkan keberanian mereka di hadapan para pengunjung dan tamu undangan. Aksi lincah anak-anak tersebut berpadu hangat dengan tepuk tangan riuh orang tua dan masyarakat yang memadati area pameran.
Atraksi push bike ini tidak sekadar menjadi hiburan visual visual pembuka festival, melainkan wujud nyata dari pemaknaan literasi yang inklusif dan ramah anak. Melalui olah gerak dan olahraga motorik kasar ini, anak-anak diajak melatih fokus, keberanian, keseimbangan, serta rasa percaya diri sejak usia dini.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menegaskan bahwa literasi di era modern tidak lagi terbatas pada aktivitas membaca dan menulis di dalam ruangan. Literasi mencakup rangkaian pengalaman belajar, pengembangan potensi diri, eksplorasi kreativitas, hingga pembentukan karakter anak yang aktif dan tangguh.
Perhelatan Festival Literasi Kota Payakumbuh 2026 yang berlangsung pada 13–14 Oktober 2026 ini mengusung tema "Buku Gerakan Kreasi, Literasi Nyalakan Generasi". Melalui perpaduan kegiatan edukatif, pameran buku, hingga atraksi anak yang menggembirakan, Pemko Payakumbuh berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan keluarga.
