Yudhi Fatra
Yudhi Fatra lahir pada 17 Mei 1990 di Rimbo Data, Tanjuang Pauah, Kec. Pangkalan Koto Baru, Lima Puluh Kota, adalah sosok yang menginspirasi dalam dunia futsal Indonesia. Perjalanan kariernya yang berliku, dari sepak bola hingga futsal, membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, mimpi dapat diwujudkan.
Sebelum terjun ke dunia futsal, Yudhi sempat mencicipi kerasnya persaingan di dunia sepak bola. Ia pernah memperkuat tim sepak bola Semen Padang U-18 (2006-2007) dan Semen Padang U-21 (2011). Namun, takdir membawanya ke olahraga futsal, di mana ia menemukan jati dirinya.
Nama Yudhi Fatra melambung tinggi ketika ia menjadi salah satu pahlawan tim futsal Sumatera Barat di PON XVIII Riau 2012. Bersama Randy Satria Mushar, Ade Andyka, Rahmad Budiman, dan Novri Rangga, ia berhasil membawa timnya meraih medali emas setelah mengalahkan tim favorit, DKI Jakarta, dengan skor telak 6-2. Empat gol di antaranya dicetak oleh Yudhi, menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan.
Setelah meraih kesuksesan di PON, Yudhi melanjutkan karier profesionalnya di dunia futsal. Ia bergabung dengan klub PLN Electric Jakarta pada tahun 2013, bersama rekan-rekannya dari tim PON Sumbar. Selain itu, Yudhi juga menorehkan berbagai prestasi gemilang bersama timnya, antara lain: Juara Piala Emas Futsal Indonesia (2011 dan 2012), Juara MyFutsal Tournament (2012), Runner-up Gubernur Sumsel Cup (2012). Setelah gantung sepatu, Yudhi tidak meninggalkan dunia futsal. Ia memilih untuk menjadi pelatih dan telah mendapatkan lisensi kepelatihan dari AFC. Keputusan ini menunjukkan kecintaannya yang mendalam terhadap olahraga ini dan keinginannya untuk berkontribusi lebih bagi perkembangan futsal Indonesia.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh