[ARSIP SEJARAH] Hasil Balapan Kuda Fort de Kock & Ekspedisi Pacuan Pajacombo (1922)

 




Kategori: Arsip / Sejarah

Sumber: Surat Kabar De Preanger-bode (Halaman 3, Edisi 1922)   

Ringkasan Arsip

Dokumen koran tua bertanggal Agustus 1922 ini memuat laporan berita olahraga (Sport) mengenai acara pacuan kuda di Fort de Kock (Bukittinggi) yang diselenggarakan pada tanggal 6 dan 7 Agustus 1922.   

Berita tersebut menyoroti kesuksesan kontingen/rombongan pacuan dari Pajacombo (Payakumbuh) yang berpartisipasi dan berhasil mendominasi berbagai kelas kejuaraan dalam event regional tersebut.   

Catatan Penting Sejarah Pacuan Kuda Pajacombo

Partisipasi Kuda Pajacombo: Kontingen dari Pajacombo membawa cukup banyak kuda pacu dan berhasil memboyong sebagian besar hadiah utama serta trofi penghargaan.   

Kuda-Kuda Juara dari Pajacombo:

  • Hitam Meri: Memenangkan Minangkabau-beker (jarak 2 km) dan Bokit Ambatjang-prijs.   
  • Ranggaïni: Menjuarai Tiong Hon-prijs dan menduduki posisi juara di kategori Dora Dos-prijs.   
  • Nagu: Menang di Volksbank Minangkabau-prijs.   
  • Deli beker Tiga Loehak-prijs: Dimenangkan oleh Catulia dari Pajacombo.   
  • Sparta: Menang pada Van Limburg Stirum-beker.   Pasir: Menang pada Manggani-prijs.  
  • Djarak: Menang pada Hotel Centrum-prijs.   

Persiapan Lanjutan: Usai kesuksesan di Fort de Kock, rombongan kuda dari Pajacombo langsung bersiap untuk mengikuti ajang balapan berikutnya di Kota Padang yang dijadwalkan pada tanggal 9 dan 10 September 1922.   

Dokumen ini menjadi bukti sejarah bahwa tradisi dan budaya pacuan kuda di wilayah Pajacombo (Payakumbuh) telah tumbuh kuat dan berprestasi sejak era kolonial Hindia Belanda.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url