Bawa Pesona Nagari ke Kancah Nasional, Pemkab Lima Puluh Kota Usulkan Tiga Destinasi Unggulan ke Kemenpar


JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota kian gencar mempromosikan potensi pariwisata daerah di tingkat nasional. Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang secara resmi mengusulkan tiga nagari unggulan untuk bersaing dalam ajang bergengsi Wonderful Indonesia 2027.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Safni bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Elsiwa Fajri, serta Kepala Bapelitbangda Dian Permatati ke Kantor Kementerian Pariwisata RI di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Rombongan diterima langsung oleh Staf Khusus Menteri Pariwisata, Dr. Muhammad Rahmad.

Tiga destinasi berkarakter kuat yang diusulkan mewakili Kabupaten Lima Puluh Kota meliputi keasri alam objek wisata Kapalo Banda di Nagari Taram, Desa Wisata Lembah Mangkisi di Nagari Balai Panjang, serta kekayaan kearifan adat Kampuang Sarugo di Nagari Koto Tinggi.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Dr. Muhammad Rahmad menegaskan, pemajuan sektor pariwisata tidak selalu berfokus pada investasi infrastruktur berskala besar, melainkan pada partisipasi aktif masyarakat setempat.

    "Kunci utamanya justru terletak pada pelibatan aktif masyarakat lokal. Bagaimana mereka mampu mengemas budaya, tradisi, dan keunikan nagari menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi tinggi," ujar Muhammad Rahmad.

Pengusulan ini bertepatan dengan langkah Kementerian Pariwisata yang tengah mematangkan program pembinaan desa wisata beserta alokasi dana pengembangan tahun 2027, yang pada tahap awal ditargetkan menyasar satu desa wisata terpilih per kabupaten/kota.

Di samping membidik ajang Wonderful Indonesia 2027, Pemkab Lima Puluh Kota juga merancang skenario agar kawasan wisatanya dapat menembus Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) nasional, menyusul keberhasilan Objek Wisata Lembah Harau yang telah ditetapkan sebagai daerah wisata prioritas tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Melalui sinergi berkelanjutan dengan pemerintah pusat, Pemkab Lima Puluh Kota optimistis pariwisata berbasis nagari ini mampu memperluas promosi ke tingkat nasional dan internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url