Tampilkan Kriya Unggulan di INACRAFT 2026, Bupati Safni Dorong IKM Lima Puluh Kota Tembus Pasar Global
JAKARTA — Dekranasda Kabupaten Lima Puluh Kota memperluas jangkauan pasar produk ekonomi kreatif daerah dengan memboyong karya-karya unggulan ke pameran kerajinan berskala internasional, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Pameran tersebut berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 7–10 Oktober 2026.
Dalam ajang pameran kriya terbesar di Asia Tenggara tersebut, Dekranasda Lima Puluh Kota memfasilitasi delapan Industri Kecil dan Menengah (IKM) pilihan. Kedelapan IKM tersebut meliputi IKM Mansiang Tabuan Jaya, IKM Batik Gambir, IKM Tenun Kubang Riwan By, IKM Songket Halaban, IKM Erma Bordir, IKM Ecoprint Eco Paliko, IKM Danisha Craft, serta IKM Sulam Bordir Den-jo.
Meninjau langsung stan pameran Dekranasda Lima Puluh Kota pada Jumat (9/10/2026), Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang bersama Ketua Dekranasda Asra Yanti menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pemasaran serta memperkenalkan identitas budaya Minangkabau ke tingkat nasional dan internasional.
"Melalui pameran ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki produk kerajinan yang berkualitas tinggi dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan global. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir mendukung UMKM, baik melalui kebijakan, pelatihan, maupun promosi berkelanjutan," ujar Bupati Safni.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Lima Puluh Kota Asra Yanti menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan bagi para perajin lokal. Fokus pembinaan diarahkan pada peningkatan standar kualitas, diversifikasi desain, standardisasi kemasan, hingga penyesuaian produk dengan tren pasar global.
Melalui keikutsertaan di INACRAFT 2026, Pemkab Lima Puluh Kota optimistis sektor kriya dan ekonomi kreatif berbasis kemitraan nagari ini mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan para perajin di Luak Limopuluah.
