Jamin Ketersediaan Energi Bersubsidi, Satgas Payakumbuh Pastikan Stok dan HET LPG 3 Kg Aman
PAYAKUMBUH, — Satuan Tugas Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian BBM dan LPG 3 Kilogram Kota Payakumbuh memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga LPG 3 kilogram di tingkat agen dan pangkalan dalam kondisi aman. Kepastian tersebut didapat seusai inspeksi mendadak di kawasan Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Utara, Kamis (8/10/2026).
Sidak digelar untuk mencocokkan data distribusi administrasi dengan kondisi fisik di lapangan, mencakup kebenaran volume tabung, kelayakan sarana penyimpanan, hingga rekam jejak ketersediaan barang.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh A Arifianto mengemukakan, hasil pemeriksaan memvalidasi bahwa harga jual LPG 3 kilogram berada pada koridor regulasi Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Harga LPG bersubsidi di tingkat agen tercatat Rp 15.000 per tabung dan di tingkat pangkalan Rp 17.000 per tabung. Seluruhnya sesuai dengan HET yang tercantum pada papan informasi resmi," kata Arifianto.
Guna mengantisipasi potensi kendala distribusi, Satgas melakukan pencocokan jadwal pengiriman dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta mengevaluasi riwayat pasokan bulanan di setiap pangkalan.
Saat ini Kota Payakumbuh mengelola alokasi LPG 3 kilogram sebesar 6.300 megaton per tahun. Terkait adanya permohonan penambahan kuota dari pengelola agen, pemerintah daerah akan melakukan audit kebutuhan secara faktual sebelum menertibkan rekomendasi teknis ke PT Pertamina (Persero).
"Pengawasan juga mencakup pencegahan rembesan distribusi ke luar wilayah Payakumbuh serta penarikan tabung tidak layak pakai. Secara umum rantai distribusi berjalan tertib dan tidak ditemukan indikasi pelanggaran," ujar Arifianto.
