Museum Tambang Ombilin Sawahlunto
| Museum Tambang Ombilin. Foto: traverse.id |
Museum ini merupakan salah satu yang paling populer di Sawahlunto, menampilkan koleksi alat-alat pertambang-an kuno, foto-foto sejarah, dan diorama yang menggam-barkan kehidupan para pekerja tambang. Dan museum ini menyajikan kisah panjang dan menarik tentang pertam-bangan batubara di Indonesia, khususnya di kawasan Ombilin.
Tambang batubara Ombilin pertama kali didirikan pada tahun 1892 dan menjadi salah satu tambang batubara ter-besar di Asia Tenggara pada masanya. Dengan diresmi-kannya sebagai museum pada tahun 2014, bangunan-bangunan tua peninggalan pertambangan ini kini menjadi saksi bisu sejarah peradaban industri di Indonesia.
Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi yang berkaitan dengan pertambangan batubara, seperti berbagai jenis peralatan tambang yang digunakan pada masa lalu, mulai dari yang sederhana hingga yang modern. Selain itu juga ada koleksi foto-foto yang meng-gambarkan kehidupan para pekerja tambang dan perkem-bangan tambang Ombilin dari waktu ke waktu. Sedangkan diorama yang menggambarkan aktivitas pertambangan pada masa lalu di antaranya seperti proses penggalian batu-bara dan pengangkutannya. Ada juga lokomotif uap kuno yang pernah digunakan untuk meng-angkut batubara dari tambang ke tempat penimbunan.
Museum ini sebagai tempat yang tepat untuk mempe-lajari sejarah pertambangan batubara di Indonesia dan bagaimana industri ini membentuk masyarakat Sawah-lunto. Bangunan-bangunan tua peninggalan pertambangan merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Dan museum ini cocok untuk dikunjungi oleh keluarga, teru-tama anak-anak, sebagai sarana edukasi yang menye-nangkan. Di mana arsitektur bangunan-bangunan di kom-pleks museum merupakan perpaduan antara gaya kolonial dan tradisional Minangkabau. Dan Museum Tambang Om-bilin juga sering menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai acara, seperti festival budaya dan pameran seni.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh