Buya H. Syarkawi Abdul Wahid

 

Buya H. Syarkawi Abdul Wahid (1911–1978) adalah sosok ulama dan politikus yang berasal dari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota. Beliau dikenal luas sebagai pemimpin Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tabek Gadang dan salah satu tokoh perintis Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Barat. Syarkawi Abdul Wahid lahir pada tahun 1911. Ayahnya, Syekh Abdul Wahid Saleh, adalah pendiri MTI Tabek Gadang dan salah satu ulama yang mendirikan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti). Pendidikan agama Syarkawi ditempuh di pesantren yang didirikan oleh ayahnya, dan kemudian beliau menjadi guru di madrasah tersebut.

Pada tahun 1950, setelah wafatnya Syekh Abdul Wahid Saleh, Syarkawi mengambil alih kepemimpinan MTI Tabek Gadang. Dalam menjalankan tugasnya, beliau banyak dibantu oleh menantu ayahnya, Buya H. Rusli Abdul Wahid, yang juga tokoh Perti dan pernah menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Umum pada tahun 1956-1957. Syarkawi mengasuh MTI Tabek Gadang hingga akhir hayatnya pada tahun 1978. Syarkawi Abdul Wahid dikenal sebagai salah satu tokoh perintis NU di Sumatera Barat. Pada tahun 1955, beliau terpilih sebagai anggota Konstituante dari NU, menunjukkan peran aktifnya dalam kancah politik nasional. Buya H. Syarkawi Abdul Wahid meninggalkan warisan yang berharga bagi dunia pendidikan Islam di Sumatera Barat. Kepemimpinannya di MTI Tabek Gadang telah melahirkan banyak ulama dan tokoh masyarakat yang berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu, perannya dalam merintis NU di Sumatera Barat juga menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url