Dr. Drs. Yusron Ihza Mahendra, LL.M
Dr. Drs. Yusron Ihza Mahendra, LL.M., lahir pada 6 Februari 1958 di Manggar, Belitung Timur, adalah salah satu tokoh penting Indonesia yang dikenal sebagai politikus, ilmuwan, dan penulis. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman luas di berbagai bidang, Yusron telah memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa dan negara. Yusron berasal dari keluarga dengan akar yang kuat di Belitung dan Sumatera Barat. Ayahnya memiliki keturunan bangsawan dari Kesultanan Johor Malaysia, sementara ibunya berasal dari Kampung Dalam, Payobadar, Nagari Aia Tabik, Payakumbuh, Sumatera Barat. Latar belakang multikultural ini membentuk pandangan Yusron yang luas dan inklusif.
Pendidikan Yusron sangat mengesankan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1986. Kemudian, ia melanjutkan studi di Universitas Tsukuba, Jepang, meraih gelar Master pada tahun 1991 dan gelar Doktor pada tahun 1998 di bidang Politik Ekonomi Internasional. Pendidikan tinggi di Jepang memberikan Yusron wawasan mendalam tentang ekonomi dan politik Asia Timur, yang kemudian menjadi fokus utama dalam kariernya. Adapun karier profesional Yusron dimulai sebagai peneliti di Tsukuba Advanced Research Alliance, Jepang. Di sana, ia juga aktif sebagai koresponden dan kepala perwakilan surat kabar Kompas, serta pengamat ekonomi Asia Timur di stasiun televisi NHK. Pengalaman ini memperkaya pemahaman Yusron tentang dinamika politik dan ekonomi internasional.
Sekembalinya ke Indonesia, Yusron mendirikan firma hukum Ihza & Ihza bersama kakaknya, Yusril Ihza Mahendra. Pada tahun 2002, ia ditunjuk sebagai penasihat khusus Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI bidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan Wilayah Asia Timur. Mengikuti jejak kakaknya, Yusron terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB). Pada tahun 2004, ia terpilih sebagai anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Bangka-Belitung. Selama di DPR, Yusron menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I bidang Pertahanan dan Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang. Pada tahun 2013, ia dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Jepang, sebuah posisi penting yang menunjukkan kepercayaan negara kepadanya.
Kontribusi Yusron tidak hanya terbatas pada dunia politik. Ia juga dikenal sebagai penulis yang produktif, dengan tulisan-tulisan yang banyak membahas masalah ekonomi, politik, dan pertahanan. Pemikirannya yang kritis dan analitis memberikan wawasan berharga bagi masyarakat. Atas jasa-jasanya, Yusron menerima penghargaan Order of the Rising Sun Gold and Silver Star dari pemerintah Jepang pada tahun 2022. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh