Ir. H. Irfendi Arbi, M.P
Irfendi Arbi—lengkapnya Ir. H. Irfendi Arbi, M.P.—adalah seorang politikus yang pernah menjabat wakil bupati dan bupati di Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia lahir pada 20 April 1964 di Payakumbuh dan bersuku Caniago. Ayahnya bernama Arbi Biran dan ibunya bernama Ratna. Ia menikah dengan Monalisa, S.Sos, dan dikaruniai lima orang anak yaitu Putri Irfendi, Evitri Irfendi, Farhan Irfendi, Fadhlan Irfendi, dan Imanisa Irfendi. Sedangkan untuk riwayat pendidikan, Irfendi mengawali sekolahnya di SD 01 Duri (1970—1976). Lalu melanjutkan pendidikan di kampung halamannya di SMP Bungo Satangkai Simalanggang (1977—1980). Setelah itu jenjang pendidikan menengah atas dilanjutkan di SMPP tahun 1980 (sekarang SMA 3 Payakumbuh) dan kelas 2 pindah ke SMA 428 Duri (1981—1983). Dan untuk pendidikan S1 ia lanjutkan di Universitas Andalas (1983—1989) serta S2 juga di Universitas Andalas Padang (1997—1999). Dan dalam berorganisasi, Irfendi pernah menjadi Ketua Senat Mahasiwa (1986—1988), Ketua KNPI Padang (1991—1994), Ketua Majelis Pemuda Indonesia Sumatera Barat.
Sebelum terjun ke panggung politik, Irfendi memulai karirnya sebagai asisten dosen di Fakultas Pertanian Unand Padang sampai ia diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelah itu ia mencoba peruntungan menjadi calon legislatif di Kota Padang dan lolos sebagai anggota DPRD di kota itu. Sukses menjadi anggota DPRD di ibu kota Sumbar, Irfendi mencoba pula menjajal panggung politik di kampung halamannya dalam kompetisi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lima Puluh sebagai calon wakil bupati yang berpasangan dengan Amri Darwis. Duet politik ini berakhir menjadi pemenang sebagai bupati dan wakil bupati untuk periode tahun 2005—2010. Dan Irfendi kembali lagi menjadi pemenang dalam pertarungan pilkada di Kabupaten Lima Puluh Kota yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, PKB, dan PPP, sebagai bupati yang berpasangan dengan Ferizal Ridwan sebagai wakil bupati untuk periode 2016—2021.
Selama karir politiknya, Irfendi menjabat kursi bupati di Lima Puluh Kota sejak 16 Februari 2016 sampai 16 Februari 2021. Selama menjabat itu, Irfendi telah menoreh 152 penghargaan dan 34 di antaranya adalah penghargaan tingkat nasional. Sebanyak 3 penghargaan nasional dan 18 penghargaan tingkat Sumbar telah ia toreh pada tahun 2016. Sedangkan pada tahun 2017 ada sebanyak 35 penghargaan yang terdiri dari 5 penghargaan nasional. Begitupun di tahun 2018, Irfendi kembali peroleh penghargaan sebanyak 31 dan 9 di antaranya adalah penghargaan nasional. Adapun pada tahun 2019 sebanyak 53 penghargaan dan 14 di antaranya adalah penghargaan nasional. Pada tahun 2020 pun ia juga peroleh 9 penghargaan dan 2 di antaranya adalah penghargaan nasional. Lalu di akhir masa jabatannya ia memperoleh 2 penghargaan yang terdiri dari 1 dari nasional dan 1 lagi penghargaan tingkat Sumbar. Berikut ini beberapa penghargaan yang telah dicapai oleh Irfendi yaitu Penghargaan Capaian Standar Tertinggi dari Menteri Keuangan dari Menteri Keuangan RI (2016), Penghargaan Manggala Karya Kencana dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2018), Penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM (2018), Penghargaan International Best Leadership Award 2018, Anugerah Dwija Praja Nugraha (2019), Penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Penghargaan dari BPKP RI atas pencapaian Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Level 3 (2020), penghargaan Achievement Motivation Person dari Komisi Informasi Sumatera Barat (2020), Penghargaan GIPI Awards 2020 Sumatera Barat (2020), Penghargaan Kabupaten Peduli HAM dan Pelayanan Publik dan Berbasis HAM dari Kementrian Hukum dan HAM (2021).
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh