Inovasi Kuliner Pesisir Selatan: Sri Rahayu Ningsih Sulap Buah Lokal Jadi Dodol Sirsak Ranah Minang yang Bernilai Tinggi
PESISIR SELATAN — Kekayaan hasil bumi Ranah Minang kembali melahirkan inovasi kuliner yang menjanjikan. Di tangan Sri Rahayu Ningsih, S.H., potensi buah sirsak yang melimpah di Kabupaten Pesisir Selatan berhasil disulap menjadi produk pangan olahan tradisional bernilai tambah dan berdaya saing tinggi melalui payung usaha Dodol Sirsak Ranah Minang.
Didirikan pada tahun 2026, usaha rumahan yang berbasis di Desa Pandarahan, Kenagarian Pasia Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir ini lahir dari sebuah visi besar: mengoptimalkan hasil pertanian lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Ranah Pesisir yang selama ini dikenal kaya akan hasil perkebunan kini memiliki ikon oleh-oleh baru yang siap memanjakan lidah para pencinta kuliner.
Paduan Resep Tradisional dan Standar Higienis
Dodol Sirsak Ranah Minang berkomitmen penuh untuk menghadirkan pangan olahan yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan berkualitas. Kehadiran produk ini menjadi jawaban atas tantangan pemanfaatan buah sirsak lokal agar tidak terbuang sia-sia saat musim panen tiba.
Produk andalan mereka, Dodol Sirsak Original, dibuat dengan formula khusus yang mengutamakan mutu:
- 100% Buah Sirsak Asli: Menggunakan daging buah sirsak pilihan langsung dari petani lokal.
- Bahan Baku Premium: Dipadukan dengan santan segar, gula, dan tepung ketan berkualitas tinggi.
- Proses Otentik: Diolah melalui teknik pengadukan perlahan secara tradisional untuk menjaga tekstur kenyal, lembut, serta mempertahankan cita rasa segar khas sirsak yang autentik.
Tanpa Pewarna Buatan, Dikemas Modern
Salah satu keunggulan utama dari Dodol Sirsak Ranah Minang adalah jaminan keamanan pangannya. Seluruh proses produksi sama sekali tidak menggunakan tambahan pewarna buatan. Warna dan rasa legit yang dihasilkan murni berasal dari karamelisasi bahan alami, sehingga sangat aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia.
Tidak hanya unggul dari segi rasa, produk ini juga tampil percaya diri di pasar modern. Dikemas secara praktis dan higienis, kemasannya dibalut dengan sentuhan visual ornamen khas Minangkabau yang elegan. Hal ini membuatnya sangat representatif untuk dijadikan camilan hangat keluarga maupun buah tangan (oleh-oleh) premium khas Sumatera Barat.
Misi Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Sebagai pendiri sekaligus penggerak, Sri Rahayu Ningsih, S.H. berharap inovasi ini tidak berhenti sebagai komoditas dagang semata. Melalui Dodol Sirsak Ranah Minang, ia membawa misi besar untuk mengangkat nama Kabupaten Pesisir Selatan ke kancah yang lebih luas.
"Kami berharap Dodol Sirsak Ranah Minang dapat menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu memperkenalkan cita rasa khas Sumatera Barat kepada masyarakat luas," ujarnya. Lebih dari itu, langkah nyata ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pertanian lokal, mendukung pemberdayaan petani sirsak, dan menjadi motor penggerak baru bagi peningkatan nilai ekonomi masyarakat di Kenagarian Pasia Pelangai.

.jpeg)