Lewat MPLS, SMAN 1 Payakumbuh Gandeng BPBD Gelar Simulasi Tanggap Bencana

 

PAYAKUMBUH, — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, kembali memperluas jangkauan edukasi kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah umum. Kali ini, ratusan siswa baru SMAN 1 Payakumbuh mendapatkan pembekalan mitigasi bencana secara teori dan praktik dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan edukasi bertajuk "Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah" tersebut dilangsungkan di lingkungan SMAN 1 Payakumbuh, Jalan Merapi No. 4 Tiakar, pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan resmi nomor 005/657/SMAN.01-PYK/2026 yang diajukan pihak sekolah guna meningkatkan kapasitas tanggap darurat para calon peserta didik baru.

Hadir sebagai narasumber utama, Kepala BPBD Kota Payakumbuh Devitra, S.Sos., M.Si., yang diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Aman Rizka, S. Sos dengan didampingi oleh Irwan. Dalam pemaparannya, tim BPBD membagikan panduan taktis penyelamatan diri saat gempa bumi, penentuan titik kumpul yang aman, serta langkah evakuasi mandiri demi meminimalkan risiko kepanikan saat situasi darurat terjadi.

Kabid Aman Rizka menekankan pentingnya melatih kesadaran mitigasi sejak usia sekolah.

"Sekolah merupakan tempat berkumpulnya banyak orang dalam satu waktu, sehingga sangat rentan jika tidak dibekali protokol keselamatan yang jelas. Melalui pembekalan sejak hari pertama masuk sekolah ini, kami ingin memastikan anak-anak kita tidak gagap dalam menghadapi potensi ancaman bencana. Mereka harus tahu ke mana harus berlari dan apa yang harus dilindungi terlebih dahulu," ujar Aman Rizka, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Payakumbuh Efda Sofliarni, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi aktif yang ditunjukkan oleh tim BPBD Kota Payakumbuh dalam membina para siswa baru di sekolahnya.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Kepala BPBD bersama tim yang memberikan materi secara langsung. Bagi kami di SMAN 1 Payakumbuh, keselamatan anak didik adalah prioritas utama. Dengan adanya pembekalan kesiapsiagaan ini, kami berharap para siswa baru tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik dan mental serta kewaspadaan yang tinggi terhadap lingkungan sekitar mereka," tutur Efda Sofliarni.

Melalui program edukasi kebencanaan yang konsisten menyasar pemilih pemula dan pelajar ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap dapat membangun ekosistem pendidikan yang lebih tangguh, responsif, dan aman dari risiko bencana di masa depan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url