Masuk Ajang Nasional FIKSI, Siswa ICBS Payakumbuh Olah Siput Sawah Jadi Abon
PAYAKUMBUH, — Para siswa dari Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh berhasil mengolah siput sawah (Pila ampullacea) menjadi produk olahan pangan bergizi bernilai ekonomi. Inovasi kuliner bertajuk "Bonsimi Urang Rantau" tersebut siap melenggang ke ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahap II Tingkat Nasional.
Berdasarkan publikasi resmi Pemerintah Kota Payakumbuh melalui laman Facebook resminya, tim inovator muda ICBS ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman—yang hadir mewakili Wali Kota Zulmaeta—di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memohon dukungan serta mempresentasikan perkembangan persiapan tim menjelang laga nasional.
Produk "Bonsimi Urang Rantau" memanfaatkan bahan baku siput sawah yang melimpah di lahan pertanian lokal namun belum tersentuh pemanfaatan optimal. Melalui sentuhan olahan rempah khas Minangkabau, hama padi tersebut ditransformasikan menjadi abon tinggi protein yang tahan lama dan berdaya saing pasar.
Elzadaswarman menyampaikan apresiasi tinggi atas kecerdikan para siswa dalam membaca potensi lokal dan mengubahnya menjadi komoditas bernilai tambah.
"Inovasi 'Bonsimi Urang Rantau' menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengolah potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi pangan bergizi yang memiliki nilai ekonomi. Kreativitas seperti inilah yang harus terus didorong karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha di masa depan," kata Elzadaswarman dalam keterangannya di unggahan tersebut.
Pemerintah Kota Payakumbuh menilai ajang kompetisi tingkat nasional seperti FIKSI merupakan ruang tempa yang sangat baik untuk membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta mengasah jiwa kewirausahaan sejak dini.
"Prestasi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh. Berikan kemampuan terbaik agar mampu mengharumkan nama sekolah, Kota Payakumbuh, dan Sumatera Barat di tingkat nasional," tutur Elzadaswarman memberi dorongan moral.
Pihak perwakilan sekolah ICBS menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran pemko setempat. Melalui dukungan konkret terhadap karya-karya inovasi pelajar, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap lahir lebih banyak wirausaha muda kreatif yang sanggup menggerakkan ekonomi berbasis potensi daerah di masa mendatang.
