Percepat Akselerasi "Smart City", Payakumbuh dan Sibolga Jalin Kerja Sama Digital


MEDAN,  — Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperluas jejaring kolaborasi antardaerah guna memacu akselerasi transformasi pemerintahan berbasis digital. Langkah strategis ini diwujudkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan kota cerdas (smart city) bersama Pemerintah Kota Sibolga di sela perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan, Selasa (1/7/2026).

Berdasarkan publikasi resmi Pemerintah Kota Payakumbuh melalui laman Facebook resminya, kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kota Sibolga Romatua Hasonangan Panjaitan.

Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menggarisbawahi bahwa forum Rakernas APEKSI menjadi wahana penting bagi pemerintah kota untuk saling mentransfer pengetahuan dan inovasi pelayanan publik.

    "Transformasi digital tidak dapat dilakukan sendiri. Melalui kolaborasi seperti ini, setiap daerah dapat saling belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Zulmaeta dalam keterangannya di unggahan tersebut.

Kemitraan strategis kedua daerah ini berfokus pada penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi aplikasi digital, pengelolaan data statistik sektoral, hingga optimalisasi keamanan informasi dan infrastruktur jaringan.

Kepala Diskominfo Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra menjelaskan bahwa kolaborasi ini mengusung prinsip saling melengkapi praktik terbaik (best practices) tata kelola digital dari masing-masing daerah.

    "Melalui kerja sama ini, kedua daerah dapat saling belajar, saling bertukar praktik terbaik, dan memperkuat implementasi Smart City sesuai kebutuhan masing-masing. Harapannya, inovasi yang lahir dari kolaborasi ini mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat," kata Kurniawan.

Hal senada diungkapkan Plt Kepala Diskominfo Kota Sibolga Romatua Hasonangan Panjaitan. Menurutnya, inovasi SPBE yang dikembangkan Kota Payakumbuh dapat menjadi rujukan berharga bagi Kota Sibolga, begitu pula sebaliknya.

Melalui integrasi layanan digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara lintas daerah ini, Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan terciptanya ekosistem tata kelola pemerintahan yang adaptif, transparan, dan berorientasi penuh pada efisiensi layanan warga.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url