Semangat Gotong Royong, Warga Tiakar Bersiap Gelar Tradisi Memancing Ikan Larangan


TIAKAR – Semangat kebersamaan terpancar jelas dari warga Nagari Tiakar yang tengah melakukan persiapan intensif untuk menyambut acara "Memancing Ikan Larangan" di Batang Sukali. Dari pantuan di lokasi terlihat Warga tampak bahu-membahu menyiapkan spanduk dan perlengkapan acara yang akan dipasang di sekitar lokasi.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang memancing biasa, melainkan upaya pelestarian tradisi dan lingkungan yang terintegrasi dalam program Revitalisasi Batang Sukali di Tiakar. Program ini mengusung visi mulia: "Merawat Warisan, Menghidupkan Sungai, Membangun Nagori untuk Generasi Kini dan Nanti"

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian ekosistem dan ekonomi kreatif warga, acara ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk lurah Tiakar, LPM, KAN Tiakar, Bundo Kanduang, serta komunitas Tiakar Peduli.



Antusiasme warga juga terlihat dari pemasangan berbagai spanduk ucapan "Selamat & Sukses" yang berjejer rapi di sepanjang jalan, baik dari tokoh masyarakat maupun para pendukung acara.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Panitia Acara, Roma Eka Putra, melalui kegiatan "Memancing Ikan Larangan" ini, diharapkan masyarakat Nagari Tiakar dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Acara pemancingan ikan larangan dihadiri oleh Mulyadi,Laksamana Pertama TNI Mulyadi, S.E., CRMP., M.Tr.Opsla Wakil Komandan (Wadan) Lantamal II Padang (Sumatera Barat).



Stelah berdiskusi panjang dng berbagai pihak perlu kita membenahi kampung secara proporsional dan terukur serta mempunyai target yg jelas,ketua pokmaswas, Afriones, mengucapkan terima kasih dan rasa bangga dengan adanya kegiatan ini. 

hal senada juga disampaikan oleh ketua LPM, Sepriyendi, menyatakan bahwa revitalisasi dan penamaan nama-nama khas nagari adalah hal sangat penting untuk dipersamai. 

setelah melalui diskusi, melihat, mendengar bahwa Batang Sukali adalah aset yg harus dijaga, dikemabangkan hingga dirasakan manfaat oleh masyarakat. Penegasan penamaan namo khas nagori adlh bagian penting supaya menjadi catatan sejarah negri ini,untuk mencapai kedua cita-cita negri itu perlu kerjasama yang kuat antar lembaga, masyarakat dan relasi yg luas. 

lurah Tiakar, Benni S.H, mengatakan, Tiakar sangat luar biasa dengan beribu inovasinya saya perlu kebersamaan bergerak untuk mewujudkan cita cita ini, kelurahan sangat siap untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Melihat kekompakan tersebut, ketua KAN Tiakar, A.A. Dt. Pobo Nan Putiah, sangat pendukung dengan kegiatan yang dilakukan anak nagari. Semua hasil keuntungan acara ini nantinya akan disumbangkan ke masjid, kata ketua KAN Tiakar.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url