Kolonel Laut (Teknik) Daryanto, S.E., M.M
Kolonel Laut (Teknik) Daryanto, S.E., M.M., merupakan representasi nyata dari kegigihan putra daerah Minangkabau yang berhasil mengukir prestasi di kancah nasional. Lahir pada tanggal 30 Agustus 1969, beliau berasal dari Sitampai, sebuah wilayah di Nagari Tiakar, Kota Payakumbuh. Identitas budayanya sangat melekat sebagai anggota Suku Dalimo Panjang, di bawah payung pasukuan Datuak Andiko Rajo, yang menunjukkan akar kekeluargaan dan adat yang kuat dalam dirinya. Nilai-nilai kedisiplinan dan pengabdian telah tertanam sejak dini dalam lingkungan keluarga Daryanto. Beliau adalah putra dari pasangan Bapak Damhuri Bin Thaib, seorang perwira polisi, dan Ibu Rostina binti Anin. Tumbuh besar dengan sosok ayah yang berlatar belakang penegak hukum tentu memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, etos kerja, dan kecintaannya pada tanah air yang kemudian membawanya meniti karier di dunia militer.
Pendidikan dasar dan menengahnya diselesaikan di tanah kelahirannya, Payakumbuh. Beliau merupakan alumni dari SMP Negeri 3 Payakumbuh, yang kini telah berganti nama menjadi SMP Negeri 2 Payakumbuh. Setelah itu, beliau melanjutkan pendidikan ke salah satu sekolah unggulan, SMA Negeri 1 Payakumbuh. Fondasi pendidikan di "Kota Batiah" inilah yang menjadi modal awal baginya sebelum melangkah jauh ke jenjang pendidikan militer dan akademik yang lebih tinggi. Dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau, Kolonel Daryanto memegang peran penting yang melampaui jabatan militernya. Beliau dikenal sebagai sosok mamak rumah bagi Wakil Walikota Payakumbuh saat ini, Elzadaswarman, SKM, MPPM. Peran ini menunjukkan bahwa meski memiliki karier gemilang di Jakarta, beliau tetap memelihara hubungan kekerabatan dan menjalankan tanggung jawab adat untuk membimbing serta mengayomi keluarga besarnya di kampung halaman.
Karier militer Kolonel Daryanto di TNI Angkatan Laut terus menanjak seiring dengan profesionalisme yang ditunjukkannya. Saat ini, beliau dipercaya mengemban amanah sebagai Paban I Ren Slogal Mabesal (Perwira Pembantu Utama I/Perencanaan Staf Logistik Markas Besar Angkatan Laut). Jabatan strategis ini menempatkan beliau pada posisi krusial dalam merencanakan kebutuhan logistik demi mendukung kesiapan operasional seluruh armada TNI Angkatan Laut di Indonesia. Keberhasilan beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dan Magister Manajemen (M.M.) membuktikan bahwa beliau adalah perwira yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kedalaman intelektual. Kombinasi keahlian teknik, manajerial, dan perencanaan logistik menjadikannya aset berharga bagi Mabesal. Dedikasinya dalam memastikan setiap aspek perencanaan logistik berjalan efisien adalah bentuk kontribusi nyata bagi kedaulatan maritim bangsa. Beliau membuktikan bahwa dengan disiplin, pendidikan yang kuat, dan tetap menjaga akar budaya, seorang putra daerah dapat mencapai posisi terhormat di tingkat nasional. Sosoknya mencerminkan harmoni antara pengabdian sebagai prajurit negara dan tanggung jawab sebagai anak nagari yang tetap rendah hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh