Latifa
Latifa, seorang tokoh pejuang pendidikan, lahir pada tahun 1911 dan menghembuskan napas terakhirnya pada 11 Maret 1970 dalam usia 59 tahun. Ia dikenang sebagai pendiri Perguruan Diniyyah Puteri Payakumbuh, sebuah lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia, khususnya bagi kaum perempuan. Perguruan Diniyyah Puteri Payakumbuh didirikan atas inisiatif dan semangat juang Latifa. Bangunan sekolah ini didirikan dengan dukungan penuh dari saudara laki-lakinya, Tuan Rahib dan Tuan Gindo. Tepat setelah Latifa menyelesaikan pendidikannya di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang sebagai alumni pertama pada tahun 1932, ia mendirikan sekolah serupa di Payakumbuh. Perguruan Diniyyah Puteri Payakumbuh beroperasi dari tahun 1932 hingga 1974 dan menjadi cabang pertama dari Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang.
Semangat perjuangan Latifa dalam mendirikan Diniyyah Puteri patut menjadi teladan bagi generasi muda Payakumbuh. Kiprahnya dalam memajukan pendidikan perempuan di wilayah tersebut telah memberikan dampak yang signifikan. Diharapkan, semangat Latifa akan terus menginspirasi lahirnya tokoh-tokoh perempuan hebat lainnya di Payakumbuh. Lokasi eks Perguruan Diniyyah Puteri Payakumbuh saat ini berada di Jalan Ade Irma Suryani No. 2, Simpang Benteng, Kecamatan Payakumbuh Utara.
Latifa bukan hanya seorang pendiri sekolah, tetapi juga seorang visioner yang memahami pentingnya pendidikan bagi perempuan. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan dan memberdayakan perempuan untuk berkontribusi secara aktif dalam masyarakat. Dedikasinya terhadap pendidikan perempuan telah meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi Payakumbuh dan Indonesia. Perjuangan Latifa dalam mendirikan dan mengembangkan Perguruan Diniyyah Puteri Payakumbuh adalah bukti nyata dari semangatnya dalam memperjuangkan pendidikan perempuan. Ia telah membuka jalan bagi generasi perempuan berikutnya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan meraih impian mereka. Semoga semangat dan dedikasi Latifa terus menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk terus memajukan pendidikan di Indonesia.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh