H. Safaruddin Datuk Bandaro Rajo, S.H.

 

Safaruddin Datuk Bandaro Rajo—lengkapnya H. Safaruddin Datuk Bandaro Rajo, S.H.—adalah seorang politikus yang pernah menjadi anggota DPRD Tingkat II Kabupaten Lima Puluh Kota, Anggota DPRD Tingkat I Provinsi Sumatera Barat, dan sekarang menjadi bupati di Kabupaten Lima Puluh Kota. Safaruddin lahir 28 Agustus 1957 di Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota. Ayahnya bernama Jamarin ( Alm), dan ibunya Bernama Zahara (Jara) (Alm), dan ia menikah dengan Yendriwati (almh) 1980—2010, Guswendri (almh) 2011—2020, dan tahun 2021 menikah dengan Nevi Zulfia Nasrun. Safaruddin  Dt. Bandaro Rajo mempunyai dua orang anak dari pernikahannya dengan  Yendriwati.

              Safaruddin lahir dari keluarga sederhana. Masa kecilnya pernah bekerja sebagai pengembala kerbau dan petani tembakau. Ia pun memulai pendidikannya di SDN 03 Baruah Gunuang (1964—1970), dan lalu melanjutkan ke PGA Negeri Danguang-danguang (1971—1974), dan lalu mengikuti Program Belajar Paket C Manggis Ganting Kota Bukittinggi (2004). Setelahnya ia menempuh pendidikan S1 Ilmu Hukum di Fakultas Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (2004—2011).

              Safaruddin memulai karirnya sebagai Sekretaris Nagari di Nagari Baruah Gunuang dan setalah berlakunya UU No 5  Tahun 1979, maka pada tahun 1982  ia diamanahkan  menjadi kepala desa  di Baruah Gunuang I dan Baruah Gunuang Selatan selama 2 periode. Pada tahun 1992, Safaruddin melanjutkan karirnya sebagai anggota DPRD di Kabupaten Lima Puluh Kota selama tiga periode (1992—2004). Pada tahun 2009 Safaruddin kembali terjun ke dunia politik—sebelumnya pernah vakum selama satu periode dengan beralih profesi sebagai pedagang tekstil di Bukittinggi dan melanjutkan pendidikannya—untuk kembali berkompetisi di calon legislatif di Kabupaten Lima Puluh Kota dan meraih suara terbanyak yang mengantarnya terpilih menjadi wakil ketua DPRD Lima Puluh Kota pada pemilu tahun 2009. Setelah habis masa jabatan periode ini, Safaruddin kembali bertarung di pemilihan calon legislatif di kabupaten ini yang membuatnya menuai perolehan suara terbanyak  di Kabupaten  Lima Puluh Kota di antara caleg yang berkompetisi di tahun itu dan sekaligus menjadi ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2014—2019. Dan sejak itupula, Safaruddin dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lima Puluh Kota dari Tahun 2010 - 2020.

              Di tahun 2019, Safaruddin kembali berhasil dalam pertarungan calon legislatif dari Partai Golkar untuk maju menjadi caleg DPRD Sumatera Barat  dan duduk sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat di DPRD Sumbar itu. Namun baru setahun berjalan, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengundurkan diri dari DPRD Sumbar untuk ikut berkompetisi dalam pertarungan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam kompetisi pilkada ini, Safaruddin berpasangan dengan Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) dan menuai kemenangan untuk duduk duduk di kursi bupati dan wakil bupati di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk periode 2021—2024. 

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url