Supardi, S.H

 

Supardi, S.H adalah politikus Partai Gerindra dari Payakumbuh dan Ketua DPRD Sumbar periode 2019—2024. Ia lahir 17 April 1973 di Payakumbuh dan menikah dengan Emilia dan dikaruniai 2 orang anak. Masa kecilnya ia jalani di Payakumbuh dengan bersekolah di SD 07 (1980—1986) dan lalu melanjutkannya di Sekolah Teknik (ST) Negeri Payakumbuh (1986— 1989), setelahnya ia bersekolah di STM Negeri Payakumbuh Jurusan Bangunan Air, sekarang sedang menjalani pendidikannya di Universitas Taman Siswa Padang. Adapun pada masa mudanya, Supardi banyak ditempa dan diasuh di lingkungan surau, terutama di Surau Rao-rao Labuah Baru.

Bakat politiknya sudah ia asah sejak duduk di bangku sekolah yaitu dengan aktifnya berorganisasi di Pelajar Islam Indonesia (PII) yang berkantor di Gedung Training College dan menjadi aktivis pada masa Orde Baru. Semasa di Training College itu, Supardi banyak belajar politik dari H. Casanatul Israr (H.C. Israr) yang menjadi Ketua Panitia Realisasi Pendirian Kotamadya Payakumbuh. Supardi mengawali karir politiknya dengan bergabung dengan Partai Bulan Bintang (2004—2013) dan terpilih menjadi anggota DPRD Payakumbuh periode 2004—2009. Selanjutnya ia menjadi calon legislatif untuk DPRD Sumbar dan terpilih untuk periode 2009—2014. Untuk pemilihan calon legislatif DPRD periode 2014—2019, Supardi juga sukses melenggang menjadi anggota DPRD Sumbar untuk kedua kalinya setelah bergabung dengan Partai Gerindra. Sedangkan untuk pemilihan calon legislatif DPRD Sumbar periode 2019—2024, Supardi yang awalnya tidak termasuk calon unggulan, berhasil meraih suara terbanyak dan membuatnya terpilih menjadi Ketua DPRD Sumbar periode 2019—2024 untuk 3 periode berturut-turut. Ia pun dilantik menjadi Ketua DPRD Sumbar pada 4 Oktober 2019.

Supardi memiliki impian menjadikan Kota Payakumbuh sebagai kota sentral kuliner dan kota yang berbasis teknologi. Ia telah membangun branding dirinya dimulai dari lapisan masyarakat bawah sehingga tidak heran jika Supardi sering ditemui warung-warung kopi di tengah masyarakat ataupun di surau-surau terpencil. Dan Supardi pun pernah mengawali karirnya sebagai guru di Training College dan Pesantren Alkausar Tanjung Pati sehingga tidak heran jika sampai sekarang Supardi masih akrab dengan sapaan “Pak Guru”. Selain menjadi guru, Supardi pernah pula berjualan berbagai jenis barang. Mulai dari berjualan pakaian hingga menjual mainan anak-anak di kaki lima.

Selama menjadi Ketua DPRD Sumbar, Supardi telah menerima beberapa penghargaan yang di antaranya: Tokoh Inspiratif di Bidang Penyiaran diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) karena telah sukses mengawasi lembaga penyiaran (2021). Penghargaan lainnya adalah Penghargaan Nirwasita (Gren Leadership) dari Kementrian Lngkungan Hidup dan Kehutanan (2021). Adapun saat ini, Supardi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat (2022—2026). Selain itu, Supardi juga menyalurkan hobinya melalui musik dengan mengeluarkan lagu-lagu Minangkabau yang berjudul Paik di Pangka Manih di Ujuangnyo ciptaan Husin Daruhan Dt. Mangkuto, S.H, M.Si, dan juga lagu Biso Indak Mangasan ciptaan Sexri Budiman.

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url