H.E. Dr. Dian Triansyah Djani SE, MA
H.E. Dr. Dian Triansyah Djani SE, MA, lahir pada 9 Juli 1962 di Jakarta, adalah seorang diplomat Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan dalam diplomasi Indonesia di panggung internasional. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman yang luas, Djani telah mengemban berbagai posisi penting di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan di organisasi internasional. Karier diplomatik Djani dimulai dengan penempatan di berbagai negara, mengikuti jejak ayahnya, Janwar Marah Jani, yang juga seorang diplomat. Pengalaman masa kecilnya yang dihabiskan di berbagai negara memberikan landasan yang kuat bagi pemahaman lintas budaya dan diplomasi internasional.
Selama kariernya, Djani telah memegang berbagai posisi penting, di antaranya: Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di New York (2016-2021), di posisi ini, Djani memainkan peran penting dalam mewakili Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia juga dipercaya sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB pada bulan Mei 2019, yang merupakan suatu pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia. Selanjutnya sebagai Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa (2009-2012), di Jenewa, Djani terlibat aktif dalam berbagai isu multilateral, termasuk hak asasi manusia, perdagangan internasional, dan pembangunan. Berikutnya sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN (2006-2009), Djani berperan penting dalam merumuskan Piagam ASEAN, yang menjadi landasan bagi kerja sama regional di Asia Tenggara. Dan terakhir sebagai Staf Khusus Menteri Luar Negeri Bidang Penguatan Program Prioritas (2021-sekarang), setelah kembali dari New York, Dian Triansyah Djani ditugaskan sebagai Co-Sherpa Presidensi G20 Indonesia bersama dengan Deputi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Selain itu, Djani juga aktif dalam berbagai forum internasional, seperti Gerakan Non-Blok, APEC, WTO, dan ASEAN. Ia juga dipercaya sebagai anggota Komisioner pada Global Commission on Internet Governance.
Kontribusi Djani dalam diplomasi Indonesia telah diakui dengan berbagai penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya. Ia juga dikenal sebagai seorang penulis dan dosen tamu di berbagai universitas. Di mana pendidikan Dian Triansyah Djani, juga sangat baik, dan sangat mendukung karier diplomatiknya. Berikut adalah latar belakang pendidikannya yaitu Sarjana Ekonomi (Jurusan Studi Pembangunan/Perdagangan Internasional), Universitas Indonesia (1986), Master of Arts, Graduate Programme in Economic Development (International Trade), Vanderbilt University, Amerika Serikat (1990), Doktor di bidang Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran. Dian Triansyah Djani adalah contoh diplomat Indonesia yang sukses di panggung internasional. Dengan pengalaman, pengetahuan, dan dedikasinya, ia telah memberikan kontribusi yang berharga bagi diplomasi Indonesia dan kerja sama internasional.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh