Hj. Fatimah Rakian

 

Hj. Fatimah Rakian, seorang perempuan kelahiran 19 Agustus 1921 di Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota dan meninggal dunia 14 Januari 1993 adalah sosok yang tak ternilai dalam sejarah kebidanan Indonesia. Beliau adalah pendiri dan ketua umum pertama Ikatan Bidan Indonesia (IBI), sebuah organisasi profesi yang telah menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Perjalanan hidup Hj. Fatimah Rakian diwarnai dengan dedikasi dan semangat untuk memajukan profesi bidan. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Bidan di Jakarta, beliau mengabdikan dirinya untuk meningkatkan kualitas layanan kebidanan di Indonesia. Pernikahannya dengan H. Mohd. Moein BA. tidak menghalangi langkahnya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

Pada tanggal 24 Juni 1951, Hj. Fatimah Rakian memimpin pendirian IBI di Jakarta. Organisasi ini lahir dari kesadaran akan pentingnya peran bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Di bawah kepemimpinannya, IBI terus berkembang menjadi organisasi profesi yang berkomitmen pada pendidikan, pelatihan, dan riset kebidanan. Visi IBI yang diinisiasi oleh Hj. Fatimah Rakian adalah untuk menjadikan organisasi profesi yang handal dalam mewujudkan bidan profesional berstandar global. Visi ini diwujudkan melalui berbagai misi, antara lain: meningkatkan kekuatan organisasi berbasis Teknologi Informasi (IT), meningkatkan peran IBI dalam penjaminan mutu pendidikan dan pelayanan kebidanan, meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hukum anggota, menjalin kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan inovasi pelayanan kebidanan berbasis riset.

Selama lebih dari tujuh dekade, IBI telah menjadi pelopor dalam upaya memperjuangkan hak-hak bidan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Dengan dukungan para anggota yang berdedikasi, IBI telah menginisiasi berbagai program dan kebijakan yang berdampak positif, membawa perubahan signifikan dalam pelayanan kebidanan. Hj. Fatimah Rakian wafat pada tahun 1992, namun warisannya terus hidup melalui IBI. Organisasi ini terus berkomitmen untuk berinovasi dan berkolaborasi demi masa depan yang lebih baik bagi ibu dan anak Indonesia. Semangat dan dedikasi Hj. Fatimah Rakian telah menginspirasi ribuan bidan di seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url