Lionel Messi Menjadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
![]() |
| Foto: Liputan6.com (Roberto SCHMIDT / AFP) |
DALLAS, — Sejarah baru dalam jagat sepak bola dunia kembali tercipta di rumput Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Kepastian itu direngkuh setelah ia menyumbang satu gol untuk membawa "Tim Tangga" memimpin 1-0 atas Austria pada laga pamungkas Grup J.
Gol penentu tersebut tidak sekadar membawa Argentina unggul, tetapi juga resmi memecahkan rekor legendaris milik mantan penyerang tim nasional Jerman, Miroslav Klose.
Sebelum turnamen edisi ke-23 ini bergulir, Messi sejatinya membutuhkan empat gol tambahan untuk melampaui capaian Klose. Langkah raksasa itu ia awali secara impresif lewat torehan tiga gol (hattrik) pada laga pembuka melawan Aljazair, 16 Juni lalu, yang langsung menyamakan posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Meski demikian, jalan menuju rekor tunggal di Dallas tidak dilalui Messi dengan mudah. Pemain berusia 38 tahun itu sebenarnya berpeluang mencatatkan namanya di papan skor lebih cepat ketika Argentina dihadiahi penalti di awal laga. Wasit menunjuk titik putih setelah penyerang Lautaro Martinez dijatuhkan secara kasar di area terlarang Austria.
Namun, ketegangan sempat menyelimuti pendukung Argentina. Eksekusi penalti Messi pada menit ke-8 justru melebar di sisi kiri gawang Austria yang dikawal ketat. Selepas kegagalan itu, tembok pertahanan Austria yang digalang David Alaba juga sempat menjadi momok. Alaba sukses menghentikan pergerakan Messi yang lolos dari jebakan offside pada menit ke-19, serta memblok tendangan keras sang kapten di menit ke-32.
Momen magis yang dinantikan publik sepak bola sejagat akhirnya tiba pada menit ke-38. Memanfaatkan ruang di lini pertahanan lawan, Messi dengan cerdik menyambut umpan silang matang yang dikirim oleh Facundo Medina. Sentuhan akhirnya tidak lagi meleset, merobek jala Austria sekaligus mengakhiri perdebatan mengenai siapa pemain paling subur dalam sejarah turnamen empat tahunan ini.
Pencapaian ini melengkapi torehan emas Messi sebelumnya pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, dalam laga final yang dramatis di Stadion Lusail (18/12/2022), Messi mencetak gol ketiga Argentina ke gawang Prancis sebelum akhirnya mengangkat trofi juara yang didambakannya.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan antara Argentina dan Austria masih terus berjalan. Dengan kepastian Argentina melaju ke fase berikutnya, megabintang berjuluk La Pulga tersebut masih memiliki kesempatan terbuka untuk terus mempertegas dan memperpanjang rekor individunya di panggung tertinggi sepak bola dunia.
