Sinergi Masjid di Kelurahan Tiakar Salurkan Santunan untuk 65 Anak Yatim
PAYAKUMBUH, — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus dirawat oleh warga Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Pada Minggu (28/6/2026), dua rumah ibadah setempat, Masjid Amaliyah dan Masjid Muhsinin, bersinergi menyalurkan santunan bagi 65 anak yatim di wilayah tersebut.
Penyaluran santunan yang berlangsung di Masjid Muhsinin tersebut menjadi penanda penguatan jalinan silaturahmi antarwarga. Acara yang dimulai pada pukul 16.20 WIB itu dihadiri oleh Lurah Tiakar Benni, S.H., Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tiakar Sepriyendi, serta sejumlah pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat.
Ketua Pengurus Masjid Muhsinin, Sy. Dt. Siri, mengatakan, santunan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus menatap masa depan, terutama dalam menghadapi tahun ajaran sekolah yang akan datang.
"Semoga santunan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak kita untuk keperluan masuk sekolah," ujar Sy. Dt. Siri.
Dalam kesempatan yang sama, Lurah Tiakar Benni, S.H., menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Ia mendorong para penerima santunan agar tidak patah semangat dan terus meningkatkan ketekunan dalam menuntut ilmu di bangku sekolah.
Sementara itu, Ketua LPM Tiakar Sepriyendi menyoroti dinamika sosial yang terjadi di masyarakat terkait jumlah anak yatim yang terdata di kelurahan. Menurut dia, angka penerima manfaat dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi karena berbagai kondisi dan faktor sosial yang ada di lapangan.
"Jumlah anak yatim dari tahun ke tahun memang mengalami naik turun karena berbagai kondisi," ujar Sepriyendi.
Penyaluran santunan ini menjadi refleksi nyata bagaimana peran aktif rumah ibadah dan perangkat kelurahan dalam merespons kebutuhan sosial masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, warga diharapkan tidak hanya mampu meringankan beban finansial anak-anak yatim, tetapi juga menumbuhkan empati kolektif demi menjaga keselarasan sosial di lingkungan Kelurahan Tiakar.

