Dorong Sektor Peternakan, Payakumbuh Gelar Kontes Kambing Peranakan Etawa
PAYAKUMBUH, — Pemerintah Kota Payakumbuh bertekad memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi warga. Pengembangan mutu bibit, perbaikan tata kelola budidaya, serta peningkatan daya saing peternak terus didorong, salah satunya melalui ajang Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) Payakumbuh dan Sumbar tersebut dibuka oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Minggu (2/8/2026).
Zulmaeta menyampaikan, populasi kambing di Payakumbuh dalam lima tahun terakhir konsisten bertahan di angka 3.000 hingga 4.000 ekor. Menurut dia, potensi besar kambing PE sebagai penghasil susu dan daging harus dibarengi dengan pemuliaan genetik serta kelembagaan peternak yang solid.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bertukar pengalaman dan perbaikan manajemen budidaya. Budidaya kambing punya prospek amat baik untuk menopang ekonomi masyarakat,” ujar Zulmaeta.
Penguatan sektor ini turut disinergikan dengan akademisi Fakultas Peternakan Unand, Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangatas, dan perbankan guna memastikan rantai pasok serta pembiayaan peternak lokal berjalan berkesinambungan.
