Resmi Pimpin Talang Maur, Wali Nagari Arji Diminta Fokus Jalankan Pemerintahan dan Bentengi Pemuda dari Narkoba
MUNGKA, — Setelah lebih dari dua tahun berjalan tanpa pemimpin definitif, roda pemerintahan di Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, akhirnya resmi kembali memiliki nakhoda baru. Arji dilantik secara langsung sebagai Wali Nagari Talang Maur oleh Bupati Lima Puluh Kota Safni, Senin (24/8/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Kantor Wali Nagari Talang Maur tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Nagari Talang Maur Emi Zuriyati, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, alim ulama, serta ratusan unsur masyarakat setempat.
Arji terpilih melalui mekanisme musyawarah nagari yang demokratis untuk mengisi posisi wali nagari yang mengalami kekosongan sejak tahun 2022 lalu. Sebelumnya, jabatan wali nagari definitif sempat ditinggal kosong setelah pejabat lama mengundurkan diri akibat tersandung kasus hukum. Sejak saat itu, roda birokrasi dan pelayanan publik di nagari tersebut dijalankan oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari Riki Frizal Saputra hingga akhirnya pejabat definitif resmi dilantik.
Dalam arahannya usai pelantikan, Bupati Safni menyampaikan ucapan selamat kepada Arji. Ia berharap wali nagari yang baru dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan nagari yang transparan dan dekat dengan masyarakat.
Kendati demikian, Bupati Safni juga memberikan pesan dan peringatan penting. Ia menegaskan bahwa pembangunan nagari tidak boleh hanya berorientasi pada fisik infrastruktur dan pelayanan administratif semata, melainkan harus memberi perhatian serius pada perlindungan moral generasi muda.
"Pembangunan nagari bukan hanya soal fisik dan pelayanan saja. Perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman narkotika harus menjadi perhatian bersama," tegas Safni.
Ia meminta kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran pemerintah nagari, para ninik mamak, tokoh pemuda, dan kaum ibu untuk bahu-membahu memperkuat ketahanan sosial serta membentengi anak-anak muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan bangsa.
