Hj. Fatimah Jallil

 

Hj. Fatimah Jallil, adalah sosok di balik berdirinya Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh, sebuah lembaga yang menjadi oase bagi anak-anak yatim piatu di tengah badai perang. Didorong oleh rasa prihatin yang mendalam terhadap korban perang, terutama anak-anak yang kehilangan orang tua, Hj. Fatimah Jallil mendirikan panti asuhan ini pada tahun 1942, jauh sebelum Indonesia merdeka. Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh, yang terletak di Kelurahan Nunang, Kecamatan Payakumbuh Utara, telah menjadi rumah bagi banyak anak-anak yang membutuhkan. Lembaga ini tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga pendidikan dan pembinaan yang membentuk karakter anak-anak menjadi pemimpin masa depan. Salah satu contohnya adalah Jendrial, mantan Ketua DPRD Kota Payakumbuh periode 2004-2009, yang dibesarkan di panti asuhan ini sejak usia sekolah dasar.

Perjalanan Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh tidak selalu mulus. Lembaga ini mengalami berbagai tantangan, terutama di masa-masa sulit pasca-perang. Pada tahun 1965, panti asuhan ini bahkan sempat diambil alih oleh tentara. Selain itu, panti asuhan ini juga beberapa kali berpindah lokasi. Awalnya, panti asuhan ini berdiri di atas tanah wakaf Hj. Fatimah Jallil seluas 1700 meter persegi. Namun, pada tahun 1965, panti asuhan ini dipindahkan ke asrama Departemen Sosial yang lokasinya cukup jauh dari tempat semula. Ketika kondisi Indonesia mulai kondusif, pada tahun 1980, Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh kembali ke lokasi semula. Saat itu, panti asuhan ini dipisah menjadi panti putra dan putri. Panti putra tetap berada di lokasi lama, sementara panti putri menempati asrama Departemen Sosial. Pemisahan ini terus berlanjut hingga saat ini.

Kisah Hj. Fatimah Jallil dan Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh adalah cerminan dari semangat kepedulian dan keteguhan hati. Di tengah keterbatasan, beliau mampu memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang membutuhkan. Warisan beliau terus hidup dan memberikan inspirasi bagi generasi selanjutnya untuk terus berbuat kebaikan.

 

Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url