Ir. Novrizal, S.T., M.I.P
Merantau dan mengabdi di negeri orang telah menjadi identitas yang melekat erat bagi masyarakat Minangkabau. Prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung kembali dibuktikan oleh seorang putra terbaik dari Luhak Limo Puluah, yakni Ir. Novrizal, S.T., M.I.P. Beliau resmi mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, untuk periode 2025–2030, mendampingi Bupati Muhammad Nizar. Lahir pada 30 November 1978, Novrizal membawa identitas kultural yang kuat dari tanah kelahirannya. Ia berasal dari Padang Kandih, sebuah jorong di Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebagai seorang putra daerah yang menyandang Suku Sipisang, garis keturunannya mempertegas hubungan emosional yang tak terputus dengan ranah Minang, meski raganya mengabdi jauh di kepulauan yang dijuluki "Bunda Tanah Melayu".
Perjalanan karier Novrizal menuju kursi pimpinan daerah tidaklah didapatkan secara instan. Beliau adalah seorang birokrat tulen yang merangkak dari bawah. Sebagai seorang insinyur, keahlian teknisnya sangat diandalkan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lingga. Sebelum terjun ke dunia politik, jabatan terakhirnya adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga. Pengabdian panjang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama lebih dari 16 tahun memberinya pemahaman mendalam mengenai anatomi daerah serta kebutuhan masyarakat akan pembangunan fisik dan sosial. Keputusannya untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024 dan akhirnya terpilih menjadi Wakil Bupati menunjukkan bahwa ia mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat Lingga. Kombinasi latar belakang pendidikan teknik (S.T. dan Ir.) serta magister ilmu pemerintahan (M.I.P.) menjadikannya sosok pemimpin yang ideal: memahami detail teknis di lapangan sekaligus piawai dalam manajemen kebijakan publik.
Bagi masyarakat Lima Puluh Kota, keberhasilan Novrizal adalah sebuah kebanggaan kolektif. Ia menambah daftar panjang tokoh-tokoh asal Luhak Limo Puluah yang berhasil menjadi pemimpin di perantauan. Hal ini membuktikan bahwa nilai-nilai keminangan yang menjunjung tinggi kecerdasan, keteguhan, dan kemampuan beradaptasi tetap relevan dalam membentuk karakter pemimpin masa kini. Dengan masa jabatan 2025–2030, tantangan besar telah menanti Novrizal. Masyarakat Lingga menaruh harapan besar pada duet kepemimpinan Nizar-Novrizal untuk memajukan daerah, mengoptimalkan potensi maritim, dan memperbaiki konektivitas antar-pulau. Di pundak putra Padang Kandih inilah, visi pembangunan Kabupaten Lingga akan dijalankan dengan semangat kerja keras khas orang Minang yang berpadu dengan keramahan budaya Melayu. Kehadiran Ir. Novrizal sebagai Wakil Bupati Lingga bukan sekadar jabatan politik, melainkan sebuah jembatan silaturahmi antara Kepulauan Riau dan Sumatera Barat. Ia adalah representasi nyata bahwa integritas dan kerja keras seorang anak nagari dapat membawa perubahan, tidak hanya bagi tanah kelahirannya, tetapi juga bagi daerah yang kini ia cintai dan bangun.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh