Dra. Sri Danti Anwar, M.A
Dra. Sri Danti Anwar, M.A., lahir pada 15 November 1959 di Bandung, merupakan figur penting dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. Kiprahnya sebagai birokrat di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA) selama bertahun-tahun telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan perempuan dan perlindungan anak di tanah air. Sri Danti Anwar lahir dari keluarga terpandang. Ayahnya, Prof. Dr. Khaidir Anwar, M.A., adalah seorang akademisi ternama, dan ibunya, Wahidar, berasal dari Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota. Ia juga merupakan kakak dari tokoh publik ternama, Dewi Fortuna Anwar dan Desi Anwar. Latar belakang keluarga yang kuat ini tentu membentuk karakter dan pemikiran Sri Danti Anwar dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.
Sri Danti Anwar menempuh pendidikan tinggi di Universitas Padjadjaran, Bandung, dan meraih gelar sarjana sastra Inggris psikolinguistik pada tahun 1985. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Adelaide, Australia, dan memperoleh gelar S-2 dalam bidang studi perempuan pada tahun 1996. Pendidikan yang ditempuhnya ini menjadi landasan kuat bagi kariernya di bidang pemberdayaan perempuan. Karier Sri Danti Anwar di birokrasi dimulai pada tahun 1988 sebagai calon pegawai negeri sipil. Ia kemudian menduduki berbagai posisi penting di Kementerian PP & PA, termasuk Sekretaris Kementerian PP & PA periode 2010–2015. Selama menjabat sebagai Sekretaris Kementerian, ia aktif memberikan pelatihan tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di berbagai kota di Indonesia.
Sri Danti Anwar memiliki rekam jejak yang panjang dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak. Ia telah berkontribusi dalam berbagai program dan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak. Dedikasinya terhadap isu-isu ini menjadikannya salah satu tokoh penting dalam gerakan pemberdayaan perempuan di Indonesia. Sri Danti Anwar telah memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi kemajuan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. Dedikasinya, pengetahuannya, dan pengalamannya telah menginspirasi banyak orang untuk turut serta dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara bagi semua.
Sebagai seorang birokrat, Sri Danti Anwar telah menunjukkan bahwa perempuan dapat memegang peran penting dalam pemerintahan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia adalah contoh nyata bahwa perempuan memiliki kemampuan dan kapasitas untuk memimpin dan membuat perubahan. Perjuangannya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh