Yusril Katil
Yusril Katil lahir pada 5 September 1967 di Payakumbuh adalah sosok seniman serba bisa yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia seni Indonesia. Ia dikenal sebagai dramawan, aktor, sutradara, dan dosen yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan seni, khususnya teater. Perjalanan seni Yusril Katil dimulai di Bumi Teater, kelompok teater yang dipimpin oleh Wisran Hadi. Pengalaman ini menjadi fondasi kuat bagi Yusril untuk mengembangkan bakat dan minatnya di dunia seni peran. Pada tahun 1997, ia mendirikan Komunitas Seni Hitam Putih, sebuah wadah bagi para seniman untuk berkreasi dan berkolaborasi.
Salah satu karya teaternya yang monumental adalah "Under the Volcano," sebuah pertunjukan yang terinspirasi oleh peristiwa letusan Krakatau 1883. Dalam karya ini, Yusril berkolaborasi dengan Rhoda Grauer, seorang penulis dan dramaturg asal Amerika Serikat. Karya ini menunjukkan kemampuan Yusril dalam menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dengan perspektif global. Selain teater, Yusril Katil juga aktif di dunia perfilman. Ia telah membintangi beberapa film Indonesia, seperti "Surau dan Silek," "Liam dan Laila," "Perjalanan Pertama," dan "Onde Mande!" Kehadirannya di layar lebar menunjukkan fleksibilitasnya sebagai seorang seniman yang mampu beradaptasi dengan berbagai medium seni.
Dedikasi Yusril Katil terhadap dunia seni juga tercermin dalam kiprahnya sebagai dosen tetap di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Padang Panjang. Ia tidak hanya mengajarkan teori dan praktik teater, tetapi juga menanamkan nilai-nilai seni kepada generasi muda. Yusril Katil memulai perjalanan seninya dengan bergabung di Bumi Teater pimpinan Wisran Hadi. Dan di kota kelahirannya, Payakumbuh, ia mendirikan komunitas seni Intro Payakumbuh bersama Iyut Fitra, Ijot Goblin, Sigit A. Yazid dan Gus Tf, Rudi Cibot, dll. Semasa kuliah di Fakultas Sastra Universitas Andalas, ia mendirikan Teater Langkah dan Dangau Seni Rell.
Saat menjadi guru teater di INS Kayutanam, ia turut mendirikan dan membesarkan Teater Plus, yang kemudian menjadi cikal bakal komunitas seni Hitam Putih Padangpanjang. Lebih dari 50 karyanya telah dipentaskan di berbagai kota di Indonesia dan luar negeri. Adapun pendidikannya yaitu Sarjana Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Andalas (1993), Magister Penciptaan Seni, Institut Seni Indonesia Surakarta (2006), Doktor Penciptaan Seni, Institut Seni Indonesia Surakarta (2016). Beberapa karya teater yang disutradarai oleh Yusril Katil di antaranya Under the Volcano (2013), Air di Duang Siapa yang Punya (2015), Rumah dalam Diri (2016), Maling Kondang (2016), Menjemput Impian (2017), Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ (2017—2019), Gelanggang (2018), Kamar Mandi Kita (2019), Reklame (2019), Perempuan Salah Langkah (2019).
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh