Zirwen Hazry
Zirwen Hazry lahir pada 21 Maret 1968 di Taratak, Lima Puluh Kota, adalah salah satu perupa Indonesia yang namanya telah malang melintang di dunia seni rupa tanah air. Karya-karyanya yang kaya akan makna dan teknik yang mumpuni telah mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Perjalanan seni Zirwen Hazry dimulai dari bangku Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) yang kini dikenal dengan SMKN 4 Padang. Kecintaannya pada dunia seni rupa kemudian mengantarkannya untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Seni Rupa FPBS IKIP Padang, di mana ia lulus pada tahun 1996.
Sebagai seorang perupa, Zirwen Hazry dikenal memiliki gaya realistik yang kuat. Objek-objek dominan yang sering muncul dalam karyanya antara lain visualisasi figur anak kecil dengan gestur yang simbolik. Melalui figur anak kecil, Zirwen Hazry mengangkat tema-tema sosial, budaya, dan teknologi dengan cara yang unik dan menggugah. Kiprah Zirwen Hazry di dunia seni rupa tidak hanya terbatas pada penciptaan karya. Ia juga aktif sebagai pengajar di SMKN 4 Padang, tempat di mana ia menimba ilmu seni rupa. Sebagai seorang guru, Zirwen Hazry berupaya menularkan kecintaannya pada seni rupa kepada generasi muda.
Sepanjang kariernya, Zirwen Hazry telah mengikuti berbagai pameran seni rupa, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa pameran penting yang pernah diikutinya antara lain: Pameran Seni Rupa Modern Nusantara di Galeri Nasional Indonesia, Pameran Lukisan di Penang, Malaysia Pameran Finalis Indonesia/Asean Art Award di Gedung Sekretariat Asean Jakarta, Pameran "Multi Sub Culture" di Berlin Jerman, Pameran SEA-Triennale di Galeri Nasional Indonesia. Selain aktif berpameran, Zirwen Hazry juga telah meraih berbagai penghargaan, di antaranya: Juara 1 Lomba Lukis "Potret Pejuang" se-Sumatera Barat di Museum Adityawarman Padang (1995), 10 Besar Finalis Kompetisi Indonesia/Asean Art Awards 2003 di Gedung Sekretariat Asean Jakarta (2003), Juara 1 Lomba Lukis Karya Guru Tingkat Nasional Tahun 2008 pada Festival Seni Internasional II di PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta (2008), 5 Karya Pilihan pada Pameran Sumatera Biennale 2012 “Self-Discovering” di Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat (2012). Prestasi-prestasi yang diraih Zirwen Hazry merupakan bukti nyata dari dedikasi dan talentanya di dunia seni rupa. Ia adalah sosok seniman yang tidak hanya menghasilkan karya-karya indah, tetapi juga mampu menginspirasi banyak orang.
Feni Efendi, seorang penulis, peneliti, dan pengamat literasi yang berasal dari Payakumbuh