Engku Syntal

 

Yudilfan Habib Dt. Monti, yang lebih dikenal dengan nama pena Engku Syntal, adalah sosok yang unik dan multidimensional dari Ranah Minang. Lahir di Medan pada 11 Oktober 1965, ia kini menetap di Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Engku Syntal bukan hanya seorang budayawan, tetapi juga seorang petani, wartawan, dan kritikus sosial yang vokal. Sebagai seorang budayawan, Engku Syntal memiliki kepedulian yang mendalam terhadap seni dan budaya Minangkabau. Ia pernah mendirikan Kelompok Tani Nada yang berpusat di surau, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membina pemusik muda dengan grup musik Bigau. Langkah ini menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan seni musik tradisional di tengah masyarakat.

Selain itu, latar belakangnya sebagai wartawan dan pekerja sosial memberikan Engku Syntal wawasan yang luas tentang berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ia tidak ragu untuk menyampaikan kritikannya terhadap pemerintah melalui media sosial, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerahnya. Kritik-kritiknya yang tajam namun konstruktif mencerminkan kepeduliannya terhadap kondisi sosial dan politik di sekitarnya. Salah satu karya tulisnya yang patut dicatat adalah buku berjudul "Lakon Tole". Buku ini merupakan kumpulan tulisan-tulisan satirnya di media sosial Facebook yang dirangkum menjadi sebuah buku. Tulisan-tulisan satire sosial, sejarah dan politik yang ada di dalam buku ini, mencerminkan pemikiran kritis Engku Syntal terhadap berbagai isu yang terjadi di Republik Manduliyah.

Kehidupan Engku Syntal sebagai petani juga memberikan dimensi lain pada sosoknya. Ia hidup dekat dengan alam dan memahami betul kehidupan masyarakat pedesaan. Pengalaman ini memperkaya perspektifnya dalam melihat berbagai persoalan sosial dan budaya. Secara keseluruhan, Engku Syntal adalah sosok yang inspiratif. Ia adalah contoh nyata seorang individu yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari seni dan budaya, pertanian, hingga kritik sosial. Dengan semangatnya yang tak pernah padam, ia terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerahnya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url